BANYUPUTIH, RadarSitubondo.id – Kawasan wisata Taman Nasional Baluran Situbondo ditutup sementara, selama satu bulan.
Sebab, banyak pohon keropos dan ranting patah. Sehingga perlu dilakukan perawatan agar tidak membahayakan pengunjung.
Humas TN.Baluran Situbondo, Joko Mulyo mengatakan, saat ini area Taman Nasional Baluran sering turun hujan.
Saat itulah banyak ranting yang patah dan pohon tumbang. Sebab, kondisi batang sendiri memang sudah tidak kokoh lagi.
“Kami melihat di sini ada pohon atau ranting yang tidak kondusif lantaran banyak yang keropos dan rapuh. Sehingga kita butuh untuk melakukan perawatan,” ujarnya, saat dihubungi melalui panggilan telepon seluler, Kamis (11/1) kemarin.
Pria yang akrab disapa Jomi itu menyebutkan, proses perawatan pohon dilakukan secara menyeluruh di kawasan Taman Baluran selama satu bulan.
Sebab, jumlah pohon yang sudah keropos tidak sedikit. Hampir terjadi di beberapa titik lokasi wisata.
“Kita mulai tutup tanggal 15 Januari sampai 15 Februari 2024. Selama ditutup itu, petugas melakukan pemeliharaan dan membersihkan pohon yang sudah rapuh sepanjang jalan. Mulai pintu masuk sampai ke pantai,” jelasnya.
Jomi menjelaskan, penutupan sementara juga bertujuan recovery kawasan hutan.
Selama beberapa pekan ini telah banyak dikunjungi wisatawan. Khususnya satwa yang ada di kawasan Taman Baluran itu sudah mulai stres.
“Satwa kita juga butuh penyegaran agar tidak terlalu stres. Apalagi saat libur panjang kemarin banyak didatangi wisatawan,” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Edy Supriyono