BUNGATAN, RadarSitubondo.id – Kenaikan harga tiket masuk wisata bahari Pasir Putih dikeluhkan sejumlah pengunjung.
Sebab, selama ini wisatawan hampir tidak pernah merasakan fasilitas yang dapat digunakan saat liburan, kecuali hanya keindahan alam.
Salah satu pengunjung, Anita mengatakan, dirinya tidak mempermasalahkan ketika tarif tiket masuk dinaikkan. Jangankan hanya seribu, sepuluh ribu pun tidak keberatan.
Yang terpenting ada kompensasi fasilitas tambahan yang bisa dinikmati pengunjung.
“Daya tarik wisata Pasir Putih hanya keindahan alamnya. Selain spot tersebut, hampir tidak ada wahana lain yang bisa dinikmati pengunjung. Terus ini katanya ada kenaikan tiket masuk,” ujarnya, Minggu (14/1) kemarin kepada wartawan koran ini.
Anita mengatakan, kenaikan tiket tersebut harus diimbangi dengan ketersediaan fasilitas wisata yang layak.
Sehingga pengunjung bisa lebih puas pada saat menikmati wisata Pasir Putih.
“Dimana-mana tempat wisata itu lengkap dengan wahana permainan. Atatu setidaknya ada fasilitas yang bisa digunakan oleh pengunjung,” jelasnya.
Dikatakan, kondisi wisata Pasir Putih hampir tidak ada perubahan dari tahun ke tahun.
Wisata pantai yang ada di pinggir jalan pantura itu hanya memanfaatkan spot pantai.
Selain itu, Dian Arifin wisatawan lainnya mengatakan, kenaikan harga tiket yang ditetapkan pihak pengelola tidak efektif.
Justru nantinya berpotensi hanya akan mengakibatkan area wisata tersebut sepi pengunjung.
Sebab, selama ini wisatawan tidak mendapatkan pelayanan yang bisa dirasakan langsung.
“Kalau dinaikkan tapi pelayanannya biasa saja, nanti malah membuat pengunjung sepi,” ucapnya.
Sementara itu, Koordinator wisata Pasir Putih, Ru’aidi membenarkan adanya kenaikan harga tiket masuk.
Kenaikan itu hanya berlaku untuk perorangan dan wisatawan mancanegara.
Sedangkan untuk tarif kendaraan roda dua maupun roda empat masih tetap.
“Iya naik. Tapi cuma tiket orangnya saja. Yang biasanya dewasa Rp 10 ribu itu menjadi Rp 11 ribu. Kemudian untuk anak-anak semula Rp 5 ribu saat ini jadi Rp 6 ribu per orang,” jelasnya.
Lebih lanjut Rua’idi mengatakan, kenaikan tiket masuk pun tidak mempengaruhi kunjungan wisatawan yang datang.
Rata-rata mereka tidak mempermasalahkan meskipun tiketnya naik.
“Tadi kebetulan libur akhir pekan dan pengunjungnya lumayan. Mereka menerima saja kalau biaya tiketnya naik,” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Edy Supriyono