Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Akui Jatahnya Sedikit, Situbondo Hanya Dapat Pupuk Subsidi 17.552 ton, Padahal yang Diajukan Sebanyak 33.221 ton

Redaksi • Sabtu, 24 Februari 2024 | 00:36 WIB
Pupuk bersubsidi yang keberadaannya sekarang sulit didapatkan petani. (Khoirul Rizal/RadarSitubondo.id)
Pupuk bersubsidi yang keberadaannya sekarang sulit didapatkan petani. (Khoirul Rizal/RadarSitubondo.id)

RadarSitubondo.id – Kabupaten Situbondo mendapat jatah pupuk subsidi di tahun ini dengan angka terbilang kecil.

Sebab dari data yang diajukan, diakui hanya terealisasi sebanyak 53 persen.

Separuh yang diajukan tidak direalisasikan pemerintah pusat.

Kabid Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo Muhammad Zaini menjelaskan langkahnya pupuk bersubsidi jenis urea maupun itu seiring berkurangnya alokasi dari pemerintah pusat.

Bahkan di tahun 2024, Pemkab Situbondo sudah mengusulkan ke Kementerian Pertanian sebanyak 33.221 ton pupuk urea subsidi untuk kebutuhan kelompok tani.

Akan tetapi jumlah tersebut hanya separuh yang terealisasi.

"Tapi, yang terealisasi 17.552 ton atau 53 persen dari jumlah alokasi pupuk subsidi yang diusulkan tahun ini," tegasnya yang dikutip dari ANTARA, Jumat (23/2).

Tidak hanya itu, Zaini juga menambahkan untuk pupuk NPK Subsidi juga dikurangi.

Bahkan pengurangannya hingga 70 persen dari jumlah alokasi pupuk NPK yang diusulkan yakni 40.266 ton dan yang akan diterima Situbondo hanya sekitar 11.830 ton atau 30 persen. (Muhammad Khoirul Rizal)

Editor : Ali Sodiqin
#pupuk subsidi #petani #pemerintah pusat #Pemkab Situbondo