RadarSitubondo.id - Pemkab Situbondo menggelar operasi pasar sejak 26 Februari sampai 8 Maret 2024.
Operasi pasar ini sebagai bentuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
SPHP dilakukan karena harga beras yang terus melonjak naik di pasaran.
Bahkan per hari ini, Sabtu (2/3) beras mencapai hingga Rp18 ribu.
Oleh karenanya pemkab membuat program pasar murah di 17 kecamatan yang ada di Situbondo.
Dimana dalam pasar murah tersebut beras bermerek 5kg dijual Rp51.500 ribu.
Masyarakat yang hendak membeli diminta untuk menunjukkan KTP dengan maksimal membeli 10kg beras.
Akan tetapi dalam praktiknya justru masyarakat juga diminta membeli kupon.
Sementara ketersediaan kupon terbatas, masyarakat kecewa lantaran di pamflet yang dibagikan hanya perlu membawa fotocopy KTP.
Kekecewaan masyarakat ini terlihat dari kolom komentar instagram Pemkab Situbondo @situbondokab
"Banyak yang kecewa," tulis akun @bundanya5674
"Nyesel dateng, gak tau kalau harus beli pakai kupon," tulis @bdr0303. (Muhammad Khoirul Rizal)
Editor : Bayu Saksono