Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Pastikan Volume BBM Sesuai Takaran, Tim Gabungan Warning Pemilik SPBU di Situbondo

Iwan Feriyanto • Kamis, 4 April 2024 | 20:30 WIB
Iwan Feriyanto/Radar Situbondo  DIUKUR: Petugas tera mengecek ukuran volume BBM di SPBU menggunakan alat khusus, di Desa Kotakan, Kecamatan Kota, Situbondo, Rabu (3/4).
Iwan Feriyanto/Radar Situbondo DIUKUR: Petugas tera mengecek ukuran volume BBM di SPBU menggunakan alat khusus, di Desa Kotakan, Kecamatan Kota, Situbondo, Rabu (3/4).

RadarSitubondo.id – Petugas gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Situbondo.

Ini dilakukan untuk memastikan volume Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dibeli masyarakat sesuai.  Selain itu, juga menjamin stok tersebut tidak langka menjelang lebaran.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Situbondo, Edi Wiyono mengatakan, ada tiga SPBU yang sudah didatangi petugas gabungan, meliputi petugas dari Dinas Koperindag, Pertamina dan Kepolisian. Yakni SPBU Panji, kemudian SPBU Kotakan dan SPBU Watulunggo.

“Dari tiga SPBU itu dilakukanpengecekan secara sampling.  Pertimbangannya mendatangi tempat tersebut lantaran sering didatangi pembeli. Maka, kami ingin memastikan BBM yang dijual itu ukurannya sesuai,” ujarnya, Rabu (3/4).

Edi menyampaikan, meksipun dari hasil pengecekan tersebut tidak ada temuan, namun dirinya meminta agar pemilik SPBU tidak berbuat curang. Sehingga masyarakat yang menggunakan BBM tidak dirugikan.

“Semua SPBU yang kami datangi tidak ada masalah dan tidak ada temuan. Tapi kami menghimbau agar ukuran volume BBM yang sudah sesuai itu terus dipertahankan. Jangan sampai dikurangi dari takaran yang sudah ditentukan,” ucap pria mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tersebut.

Selain itu, Edi mengatakan, stok BBM di wilayah Situbondo menjelang lebaran tidak akan langka. Persediaan di masing-masing SPBU tercukupi untuk melayani permintaan masyarakat.

“Bahkan sampai selesai lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah stok BBM aman. Jadi warga tidak perlu khawatir BBM ini akan kosong,” jelasnya.

Sementara itu, pengelola SPBU Watulonggo, Herman mengapresiasi tindakan yang dilakukan petugas.

Sebab, pengusaha wajib memberikan layanan yang terbaik. Salah satu cara ini dengan menjaga ukuran BBM agar sesuai dengan standart operasional prosedur (SOP).

“Seharusnya SPBU rutin melakukan tera ulang. Biasanya dua kali dalam setahun. Ada juga yang tiga bulan sekali ditera ulang. Maka dengan adanya pengecekan dari petugas justru sangat bagus, SPBU juga snagat terbantu,” ucapnya.

Herman mengaku, bahwa sebelum ada petugas turun ke lapangan, dirinya sudah rutin melakukan tera ulang.

Bahkan itu hampir dilakukan setiap hari memastikan volume BBM yang dijual kepada pembeli tidak berkurang sedikit pun.

“Kami menyediakan alat tera sendiri. Jadi kalau pas mau nutup atau di waktu sore hari, ukuran BBM di SPBU dicek sendiri,” pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #bbm #Takaran #spbu #sidak #volume