RadarSitubondo.id – Masa panen raya tembakau di Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Situbondo, masih menunggu sekitar dua bulan.
Namun, sebagian petani sudah ada yang memanen daun tembakau. Sebab harganya lumayan menggiurkan, satu lembar tembakau Rp. 3 ribu.
Sugirto, 51, salah satu petani tembakau mengatakan, masa tanam tembakau miliknya masih berumur dua bulan. Namun daunya cukup banyak dan lebar.
"Sekarang rata-rata umur tembakau masih dua bulan. Mungkin satu bulan hingga dua bulan lagi masuk musim panen raya," kata Sugirto, Rabu (19/6).
Dikatakan, meskipun jarak panen raya masih jauh, sejumlah petani sudah menjual daun tembakau. Itu, dilakukan karena harga satu daun Rp. 3 ribu.
"Saya juga sudah menjual daun tembakau sebanyak 200 lembar, ya alhamdulillah bisa pegang uang Rp.600 ribu. Lumayan untuk dibuat belanja tiap hari. Juga bisa dibuat beli pupuk untuk merawat tembakau agar lebih bagus,'' ujar Sugirto.
Dikatakan, bagi petani yang tidak memiliki kebutuhan mendesak tidak akan tergiur dengan harga Rp. 3 ribu perlembar.
Alasannya, tembakau yang dipanen sebelum waktunya bisa merusak kualitas tembakau.
"Kalau tidak butuh uang mendesak ya rugi menjual daun yang masih biru. Itu, bisa merusak juga dengan kualitas tembakau yang belum dipanen. Bisa-bisa kerdil," pungkas Sugirto. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin