RadarSitubondo.id - Selain terkenal dengan hasil lautnya, Situbondo rupanya punya hasil alam lain.
Situbondo mempunyai komoditi ekspor yang belum banyak orang tahu. Komoditi ekspor ini adalah kopi arabika dari beberapa kecamatan yang ada di Situbondo
Kopi arabika Situbondo dikenal mempunyai kualitas yang baik.
Dilansir dari sosial media resmi Humas Prokopim, setidaknya ada 4 kecamatan penghasil kopi di Situbondo.
Empat kecamatan tersebut yakni, Arjasa, Mlandingan, Sumbermalang dan Jatibanteng.
Sedangkan total luas lahan kopi dari 4 kecamatan tersebut mencapai 335.492 hektare.
Dari ratusan hektar tersebut terdapat 7.526.800 pohon kopi. Adapun sentra kopi terbesar yakni berada di Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa.
"Satu hektare pertanian kopi disini (Kayumas) mampu menghasilkan tiga sampai 4 ton kopi basah," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Situbondo, Dadang Aries Bintoro.
Sedangkan harga kopi basah Kayumas sendiri mengalami kenaikan dari yang semula Rp14 ribu per kilogram menjadi Rp16 ribu per kg. (*)
Editor : Bayu Saksono