Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Ikut Panen Raya Kopi Kayumas, Bung Karna Minta Petani Hanya Petik yang Warna Merah

Iwan Feriyanto • Jumat, 21 Juni 2024 | 16:05 WIB
PANEN: Bupati Situbondo Drs. Karna Suswandi petik kopi di Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa, Kamis (20/6).
PANEN: Bupati Situbondo Drs. Karna Suswandi petik kopi di Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa, Kamis (20/6).

RadarSitubondo.id – Musim panen kopi tahun ini menjadi perhatian khusus Bupati Situbondo Karna Suswandi.

Petani diharapkan lebih mengutamakan buah kopi yang berwarna merah saat dipanen. Buah kopi yang masih berwarna hijau jangan sampai ikut dipetik. Sebab, merusak kualitas kopi.

Pria yang akrab disapa Bung Karna itu mengatakan, buah kopi yang berwarna merah sudah matang dan siap untuk dipanen.

Sehingga, kualitas biji yang dihasilkan lebih baik dari pada buah kopi yang masih berwarna hijau.

“Kami minta kepada para petani kopi untuk memanen kopi saat biji kopi sudah tua dan berwarna merah. Usahakan yang merah saja agar kualitas tetap terjaga," ujarnya dalam acara ‘Molong Kopi Sareng Bupati’ di Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa, Kamis (20/6).

Acara ini dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) serta puluhan petani kopi.

 Bung Karna menyampaikan, menjaga kualitas sangat penting agar kopi Situbondo banyak diminati masyarakat.

Sehingga petani menjadi garda utama dalam mengahsilkan kualitas kopi terbaik. Untuk itulah saat panen harus mengutamakan standar operasional prosedur (SOP).

“Ayo bertani dengan baik dan menjaga kualitas kopi sehingga kesejahteraan petani meningkat," kata pria asal Kecamatan Arjasa tersebut.

Perlu diketahui, Situbondo memiliki sumber daya alam kopi Robusta dan Arabica. Tahun ini hasil panen kopi diperkirakan mencapai 8 ribu ton.

Ini dihasillkan dari produksi kopi di Kecamatan Sumbermalang, 932 ton dari luasan sekitar 300 hektare, di Kecamatan Mlandingan potensinya 57 ton dari luas lahan 19 hektare, di Kecamatan Jatibanteng 57 ton dari luas lahan 15 hektare.

Sedangkan di Kecamatan Arjasa, potensinya mencapai sekitar 4.800 ton dari luasan lahan perkebunan kopi arabika dan robusta sekitar 2.300 hektare. (wan/pri)

Editor : Bayu Saksono
#situbondo #Kopi Kayumas #panen #petani #biji kopi #warna merah