RadarSitubondo.id - Tidak kepanasan dan tidak perlu banyak gerak, bisa dapat penghasilan jutaan Rupiah perbulan.
Itu dialami Lauhan Dianantolin, 20, warga Keluarahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, yang cukup sukses berbisnis ikan hias.
Lauhan Dianantolin, nampak bangga dengan bisnis jual beli ikan hias di rumahnya. Sebab dengan aktifitas itulah, dia bisa menghidupi keluarganya, meski ayah kandungnya sudah meninggal dunia setahun lalu.
“Ayah saya meninggal tahun lalu. Ini bisnis jualan ikan peninggalan ayah saya. Saya hanya meneruskan, tapi alhamdulillah tetap eksis sampai saat ini,” ungkap Lauhan yang mengaku namanya diambil dari nama ikan.
Kata dia, bisnis ikan hias cukup banyak memberi keuntungan bagi keluarganya. Bisnis ikan yang diawali dengan hobi bisa menjadi ladang rezeki yang cukup membantu ekonomi keluarga Lauhan.
“Dulu keluarga saya bisa dikatakan keluarga ekonomi menengah ke bawah, sejak bisnis ikan alhamdulillah sudah bisa dibilang cukup dibanding sebelum bisnis ikan hias,” katanya.
Dikatakan, jenis ikan yang dijual di rumahnya adalah ikan cupang. Target pasarnya adalah anak-anak Paud, anak SD, hingga SMP. Penjualan ikan cupang mulai tidak laku pada saat tren mainan berubah ke lato-lato.
“Saat musim lato-lato bisnis ikan agak macet. sekarang sudah normal kembali. Saat ini tren ikan bukan lagi ikan cupang, tapi ikan warna. Kalau ikan warna lucu, ditaruk di plastik saja bisa berwarna-warni, ada biru, kuning, hijau. kalau banyak tambah indah,” katanya.
Penghasilan jual ikan hias yang paling menjanjikan adalah di Bulan Ramadan. Dalam satu hari bisa mendapatkan keuntungan Rp. 1,5 juta.
Sedangkan di bulan-bulan biasa dalm satu hari bisa dapat penghasilan Rp 150 ribu hingga Rp 500 ribu.
“Kalau hari-hari biasa seperti saat ini dalam satu hari bisa dapat keuntungan Rp. 150 ribu. Kalau penghasilan satu bulan ya jutaan lah,” pungkas Lauhan. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin