Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Miliki Bulu Mirip Macan Tutul, Warga Bungatan Situbondo Untung Berlipat Beternak Kucing Bengal

Moh Humaidi Hidayatullah • Jumat, 18 Oktober 2024 | 16:00 WIB
MIRIP MACAN TUTUL: Emwasi, 29, warga Dusun Pagar Gunung, Desa Selowogo, Kecamatan Bungatan, Situbondo, menggendong kucing tutul, Kamis (17/10).
MIRIP MACAN TUTUL: Emwasi, 29, warga Dusun Pagar Gunung, Desa Selowogo, Kecamatan Bungatan, Situbondo, menggendong kucing tutul, Kamis (17/10).

RadarSitubondo.id – Emwasi, warga Dusun Pagar Gunung, Desa Selowogo, Kecamatan Bungatan, Situbondo, beternak Kucing Bengal. Harganya bisa mencapai Rp 4 juta perekor. Keunikan kucing ini bulunya mirip Macan Tutul.   

Emwasi bisa dikatakan sukses memelihara Kucing Bengal. Tak hanya sekedar bisa hidup, tapi pria 29 tahun itu sudah bisa membuatnya beranak pinak.

Bahkan, Kucing Bengal di tangan Emwasi saat ini sudah bisa sampai keturunan ke enam.     

“Kucing Bengal ini merupakan hasil persilangan kucing hutan (Asian Leopard Cat) dan American Shorthair. Bulunya unik berbintik seperti bulu Macan Tutul,” kata pria yang akrab disapa Wasi itu, Kamis (17/10).

 Dia mengaku membeli Kucing Bengal sepasang, betina dan jantan pada tahun 2020. Harganya Rp. 17 juta.

“Uang milik saya sendiri, hasil bekerja. Tidak minta kepada orang tua, karena pasti gak akan dikasi, apalagi kalau tahu akan dibelikan kucing,” kenang Emwasi.

Begitu kucing tiba di rumah, Wasi sempat dimarahi orang tua karena menganggap harga kucing yang dibelinya terlalu mahal.

Andaikan uang tersebut dibuat beli satu ekor sapi super, pasti sudah dapat.  Apalagi jika dibuat beli kambing, pasti dapat lebih banyak lagi.

“Awalnya dimarahi, tapi karena saya memang suka pelihara kucing, dari dua ekor kini menjadi banyak dan sekarang sudah bisa dijualbelikan,” papar Wasi.

Untuk harga perekor, khusus anakan Rp 2,5 juta hingga Rp 4 juta. Harga ditentukan dengan motif bulu kucing. Jika bulu kucing bagus dan sangat mirip dengan macan tutul, harganya bisa lebih mahal lagi.

“Usia anakan yang biasa dijual umur lima bulan, harganya Rp 2,5 juta hingga Rp 4 juta. Tapi pembelinya rata-rata dari luar kota, yang dari Situbondo sendiri kayaknya hanya satu orang. Kalau yang nawar di online ya banyak,” kata Wasi.

Baca Juga: Ungkap Rasa Syukur Hujan Turun Sekaligus Tolak Bala, Warga di Purwoharjo Banyuwangi Gelar Tradisi Mantu Kucing

Disebutkan, keuntungan yang didapatkan dari berternak kucing dan jual beli kucing sudah ratusan juta. Itupun hanya hasil penjualan dari anakan dua ekor kucing yang dibeli empat tahun lalu.

“Alhamdulillah kalau ratusan juta sudah ada. Ini kalau lahiran satu tahun dua kali, setiap melahirkan lima hingga enam ekor, rata-rata hidup. Yang mati anakan pertama sebanyak lima ekor,” tegas Wasi.

Pria yang belum berumah tangga  itu mengaku tidak memiliki pekerjaan lain selain memelihara kucing.

“Pelihara kucing ya harus memandikan, kalau sakit dibawa ke dokter hewan, hasilnya insyallah lumayan,” pungkas Wasi. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #kucing bengal #Bungatan #kucing #beternak #macan tutul #untung berlipat