Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Kemarau Berkepanjangan Bikin Pohon Cabai Mengering, Petani di Situbondo Merugi karena Penghasilan Anjlok

Moh Humaidi Hidayatullah • Selasa, 29 Oktober 2024 | 18:45 WIB
KERING: Kondisi ranting pohon cabai di Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa, mulai mengering dampak cuaca panas.
KERING: Kondisi ranting pohon cabai di Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa, mulai mengering dampak cuaca panas.

Radar Situbondo.id – Hasil panen cabai di sejumlah wilayah Kabupaten Situbondo tidak sesuai harapan. Kemarau berkepanjangan disebut-sebut menjadi biang keladinya.

Para petani rata-rata mengalami gagal panen akibat pohon cabai tidak bisa berkembang baik lantaran panas yang berlebihan.

Sugirto, salah satu petani di Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa menyebutkan, harga cabai saat ini mahal. Masih di kisaran Rp 20 ribu perkg. “Tapi masalahnya ya itu, hasil panennya sangat minim," ujarnya Senin (28/10).

Sugirto mengaku memiliki empat ribu pohon cabai di lahan satu petak. Seharusnya jika dipanen pada saat cuaca normal, bisa tembus hingga 40 kg hingga 50 kg sekali panen. Namun, kini hanya dapat lima kilogram hingga sepuluh kilogram. Hal tersebut tentu sangat merugikan bagi petani cabai.

"Pertama memang sempat tembus hingga Ro 60 ribu perkg, tapi harganya Rp 17 ribu. Sekarang harga mahal, hasil panennya sedikit," katanya.

Dikatakan, usaha petani untuk merawat pohon cabai sudah luar biasa. Mulai pengobatan, pengairan, hingga pemupukan sudah dilakukan. Namun, petani kesulitan untuk dapat air.

"Kalau musim panas seharusnya mengairi sawah satu pekan sekali. Sekarang dua pekan belum tentu dapat air," pungkas Sugirto.

Meskipun pohon cabai banyak yang mati, tetap tidak dicabut. Petani masih berharap hujan turun agar cabai dapat segar kembali.

"Paling satu bulan lagi akan hujan, insya Allah bakal segar lagi pohon yang mulai mengering," tutup Sugirto. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #Merugi #petani #cabai #Mengering #kemarau panjang