RadarSitubondo.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Situbondo meminta pemilik dept store Karunia Dharma Sentosa (KDS) menyediakan area parkir mumpuni. Fasilitas tersebut sangat dibutuhkan. Agar tidak menggangu penggunaan jalan umum.
Kepala Bidang (Kabid) Lalin dan Angkutan pada Dishub Situbondo, Rahayu mengatakan, area parkir menjadi fasilitas yang harus disediakan khusus untuk menampung kendaraan pembeli yang datang.
Sehingga, mereka tidak meletakkan kendaraannya di tempat lain yang berpotensi mengganggu pengguna jalan umum.
"Jangan sampai kendaraan milik pengunjung parkir sembarang. Apalagi sampai mengganggu pengguna jalan yang melintas di area KDS," ujarnya, Minggu (19/1).
Perempuan yang akrab disapa Yayuk itu menyampaikan, jalan umum tidak diperbolehkan untuk parkir kendaraan. Sebab, jalan ini bukan menjadi lahan untuk kendaraan pengunjung memarkirkan kendaraan.
"Makanya kami mewanti-wanti harus disediakan lahan parkir yang mumpuni, luas dan banyak menampung kendaraan," ucapnya.
Dikatakan, Dishub mendukung adanya tempat perbelanjaan di Situbondo. Namun, pemilik usaha juga harus mempertimbangkan kelancaran lalu lintas tanpa mengganggu pengendara.
Yayuk mencontohkan, pada saat KDS meresmikan toko baru, Sabtu (18/1) lalu tidak mengajukan izin kepada pemerintah, khususnya Dishub Situbondo. Tiba-tiba banyak kendaraan pengunjung yang parkir sembarangan sehingga terjadi kemacetan.
"Permohonan penggunaan parkir tepi jalan maupun permohonan pengaturan kelancaran lalu lintas saat pembukaan kemarin tidak ada izin," jelasnya.
Yayuk menjelaskan, Dishub sudah memberikan peringatan kepada KDS agar ijin tersebut segera diajukan sebelum toko diresmikan. Namun hingga saat ini belum ditindaklanjuti.
"Karena saat pembukaan macet total, banyak keluhan yang kami terima. Sehingga terpaksa kami tugaskan beberapa jukir untuk membantu mengatur kendaraan," ungkapnya.
Ditambahkan, KDS lebih baik menjalin kerja sama dengan warga setempat untuk penyediaan lahan parkir. Hal itu jauh lebih baik dari pada kendaraan pengunjung diparkir sembarangan.
"Silakan sewa lahan warga atau bagaimana, jangan sampai menimbulkan kemacetan dan rawan menyebabkan kecelakaan," tandasnya.
Sementara itu, Manager KDS, Andi mengaku, masih mencari lahan untuk fasilitas parkir. Kemudian, akan segera dibangun untuk menampung kendaraan pengunjung.
"Sekarang masih proses mencari lahan. Nanti akan kerja sama dengan warga sekitar penyediaan lahan parkir," pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin