Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Harga Cabai di Kota Santri Situbondo Meroket, Sekilo Tembus Rp 90 Ribu

Moh Humaidi Hidayatullah • Senin, 3 Maret 2025 | 09:30 WIB
RAMAI: Pedagang sayuran di Pasar Senggol, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji, diserbu pembeli, Minggu (2/3).
RAMAI: Pedagang sayuran di Pasar Senggol, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji, diserbu pembeli, Minggu (2/3).

RADAR SITUBONDO - Harga cabai rawit merah di Pasar Situbondo, Jawa Timur, melambung tinggi. Satu kilo gram (kg) tembus Rp 90 ribu. Ini karena stok cabai mulai menipis di tingkat petani.

Pantauan Koran ini, pengunjung pasar pada bulan Ramadhan cukup meningkat dibanding hari-hari biasa. Salah satunya di pasar senggol, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji, Situbondo. Warga yang berburu kebutuhan dapur sampai berdesakan.

"Makin ramai kalau Ramadhan karena semuanya memasak. Bisa juga karena cari malam," kata Rifki, salah satu pedagang.

Kata dia, sejumlah kebutuhan dapur, seperti beras, telur, bawang merah, termasuk gula harganya naik. Terutama cabai rawit.

"Cabai yang biru saja tembus Rp 45 ribu, yang merah Rp 90 ribu. Telur kalau harga normal Rp 28 ribu, kini Rp 30 ribu," ujar Rifki.

Dia mengaku, cabai menjadi mahal akibat stok di tingkat petani mulai menipis. Saat ini cabai sudah banyak yang mati, dan sebagian petani baru menanam ulang.

"Selain di petani menipis yang butuh juga banyak. Sekarang meskipun mahal kualitasmua juga tidak bagus," pungkas Rifki. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #harga cabai #ramadhan #cabai rawit #naik drastis #cabai meroket