RADAR SITUBONDO – Sejumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah meminta Pemkab Situbondo rutin menggelar event.
Acara tersebut memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk mendapat omzet yang besar lantaran mudah mendapat pembeli.
Salah satu pelaku UMKM, Rizal mengatakan, usaha pedanga ini membutuhkan campur tangan pemerintah.
Sebab, jika hanya dijalankan seorang diri sangat sulit untuk mendapatkan pembeli. Khusunya bagi pedagang kecil seperti Jagung susu keju (jasuke), pentol dan usaha kecil lainnya.
“Kalau usaha jalan sendiri itu dapat omzetnya kecil. Kadang stok dagangan yang disediakan banyak yang tidak laku, peminatnya sedikit,” ujarnya, Senin (3/3).
Dia mencotohkan, agenda salametan Situbondo naik kelas, Sabtu (1/3) lalu disambut baik oleh para pedagang kecil.
Acara tersebut memberikan dampak positif. Pasalnya, semua stok dagangan yang di jual tidak ada yang tersisa, semuanya laku terjual. Padahal hanya beberapa jam saja.
“Saya buka sekitar pukul 13.00 WIB sebelum bupati datang. Lalu, sebelum buka semua dagangan saya habis dibeli orang,” ucapnya.
Disebutkan, omzet yang didapatkan cukup besar, Rp750 ribu dalam waktu beberapa jam saja. Jika dibandingkan dengan sebelum kegiatan salametan tersebut perbedaannya sangat jauh sekali.
“Saya sangat berterimakasih atas kesempatan yang diberikan ini bisa jualan di acara salametan Situbondo Naik Kelas. Dagangan saya benar-benar habis semua,” tandasnya.
Pelaku UMKM lain, Rifkia meminta Pemkab Situbondo kembali menggelar even serupa. Supaya para UMKM bisa lebih semangat menjalani profesi sebagai pengusaha.
“Kami berharap pemerintah rutin menggelar even yang melibatkan UMKM. Karena manfaatnya besar,” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin