RADARSITUBONDO.ID - Rosa Aminatun, warga Desa/Kecamatan Bungatan, Situbondo, tengah semringah.
Setelah libur berjualan selama Ramadan, pedagang sate lalat di wisata bahari Pasir Putih itu kebanjiran orderan pada masa libur Lebaran tahun ini.
Baru buka lapak, pesanan langsung mengalir deras. Hal itu dialami Rosa Aminatun pada Kamis (3/4) kemarin. Para pembeli antre untuk merasakan kenikmatan kuliner sate lalat yang dia jajakan.
Rosa mengaku kaget dengan antusiasme wisatawan. Dia sama sekali tidak menduga pembeli akan membeludak. Apalagi, semula dia ”hanya” menyediakan dua ribu tusuk sate.
Namun, hanya dalam tempo beberapa jam sate lalat jualannya itu sudah habis terjual. Karena itu, Rosa menambah dua ribu tusuk sate lagi untuk melayani konsumen.
”Alhamdulillah, banyak sekali yang terjual. Empat ribu tusuk habis dibeli oleh pengunjung wisata Pasir Putih,” ucapnya.
Rosa menambahkan, satu porsi yang berisi sepuluh tusuk sate dijual dengan harga Rp 15 ribu.
”Alhamdulillah, omzetnya lumayan besar. Antara Rp 4 juta sampai Rp 5 juta,” ucapnya.
Selain itu, Rosa mengklaim olahan sate lalat miliknya berbeda dengan sate milik pedagang lain. Sehingga hal itu menjadi daya tarik tersendiri untuk pembeli.
”Coba saja bumbu sate punya saya bandingkan dengan pedagang lain pasti berbeda. Mungkin karena itu banyak wisatawan yang tertarik membeli dagangan saya,” ungkap Rosa.
Salah satu wisatawan Pasir Putih, Dian Pratiwi mengatakan, sate lalat jualan Rosa memiliki rasa yang unik. Olahan bumbu kacang yang dipadu dengan daging ayam menurutnya bikin nagih.
”Rasanya beda. Bumbu kacangnya berasa sekali. Gurih, sedap, dan pedas-manis. Beda dengan sate di tempat lain,” pungkasnya. (wan/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin