Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tol Probolinggo-Banyuwangi Penting untuk Ekspor Gerbong Kereta Api, Bupati Banyuwangi Minta Proyek Probowangi Dipercepat

Bayu Saksono • Sabtu, 5 Juli 2025 | 23:14 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendorong percepatan pembangunan proyek Jalan Tol Probowangi saat berkunjung ke pabrik gerbong PT INKA di Desa Ketapang, Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendorong percepatan pembangunan proyek Jalan Tol Probowangi saat berkunjung ke pabrik gerbong PT INKA di Desa Ketapang, Banyuwangi.

radarsitubondo.id - PT Industri Kereta Api (INKA) yang kini memiliki pabrik terbesar yang memproduksi gerbong KA di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, menghadapi tantangan besar dalam mengekspor produk gerbong dan lokomotif ke luar negeri.

Ekspor gerbong KA sejatinya bisa dilakukan melalui pelabuhan Tanjung wangi di Desa Ketapang, Kecamatan  Kalipuro, Banyuwangi.

Namun, pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi harus melengkapi diri dengan crane khusus untuk kegiatan ekspor gerbong KA produksi PT INKA di Desa Ketapang, Banyuwangi.

Dengan posisi pabrik yang berdekatan dengan Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi, PT INKA sebetulnya memiliki potensi logistik yang efisien untuk ekspor secara langsung ke luar negeri.

Namun setelah dikaji, pengiriman produk ekspor gerbong dalam waktu dekat lebih memungkinkan dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya.

Karena itu, pengiriman gerbong KA untuk ekspor  masih terkendala oleh kondisi jalan nasional di pantai utara Jawa mulai dari Situbondo sampai Probolinggo yang padat, sempit, dan tidak didesain untuk mengangkut komponen berat seperti rangka gerbong KA dan lokomotif KA.

Industri kereta api seperti INKA di Banyuwangi ini bukan hanya penting untuk daerah Banyuwangi selaku lokasi pabrik gerbong KA, tapi juga sangat krusial untuk Indonesia.

Produk-produk gerbong KA ini berpotensi untuk memenuhi pasar ekspor ke berbagai negara.

‘Tapi pengiriman untuk memenuhi pasar ekspor masih terkendala akses jalan,’ ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani kepada wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi pekan lalu.

Bupati Ipuk berharap agar pembangunan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) dapat segera dituntaskan hingga benar-benar menjangkau kawasan Pelabuhan Ketapang dalam waktu dekat.

Jika ruas jalan Tol Probowangi bisa menghubungkan langsung kawasan industri PT INKA dengan jalur tol nasional, maka efisiensi logistik akan meningkat drastis, mempercepat proses ekspor, serta dapat menurunkan biaya pengiriman.

‘Kami mendorong pemerintah pusat dan investor jalan tol untuk segera menyelesaikan proyek ini sampai ke ujung timur Banyuwangi, ‘ ujar Bupati Ipuk.

Sementara itu, progres pembangunan jalan tol Probowangi masih berjalan secara bertahap hingga di exit tol Besuki yang masuk wilayah Situbondo hari ini, serta belum seluruh ruas tersambung hingga dekat Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi.

Padahal berdasarkan data dari PT INKA Banyuwangi, kebutuhan pengiriman komponen kereta api ke luar negeri terus meningkat, termasuk pesanan dari beberapa negara Asia dan beberapa negara Afrika.

Apabila jalur tol sudah tersambung langsung ke Ketapang, distribusi logistik dari Banyuwangi ke Surabaya maupun sebaliknya akan lebih efisien, aman, dan cepat.

Tak hanya itu, konektivitas jalan juga diyakini akan membuka peluang investasi lain di kawasan industri Banyuwangi, menjadikannya simpul ekonomi baru di ujung timur Pulau Jawa.

Pemerintah daerah dan pelaku industri kini menanti keseriusan pemerintah pusat dalam menuntaskan proyek Probowangi, sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pertumbuhan industri manufaktur nasional dan penguatan peran Banyuwangi dalam rantai pasok global. (*)

Editor : Bayu Saksono
#jalan tol probolinggo-banyuwangi #situbondo hari ini #ekspor #INKA Banyuwangi #pelabuhan tanjung wangi #Tol Probowangi #pelabuhan ketapang #gerbong #exit tol #pelabuhan tanjung perak #besuki #kereta api