RADARBANYUWANGI.ID – Harga emas batangan Antam kembali menunjukkan taringnya.
Per Sabtu (30/8), logam mulia itu dibanderol Rp 1,98 juta per gram, naik Rp 16 ribu dibanding perdagangan sehari sebelumnya.
Di Pegadaian, tren serupa juga terlihat. Emas Antam, UBS, hingga Galeri24 sama-sama melonjak selama dua hari berturut-turut. Publik pun makin ramai membicarakan aset kuning ini.
Kenaikan ini membuat emas semakin dilirik sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global.
Investor ritel hingga masyarakat umum kembali ramai membicarakan emas sebagai instrumen lindung nilai.
Tak hanya Antam, harga emas di Pegadaian pun kompak merangkak naik. Produk emas dari Antam, UBS, hingga Galeri24 semuanya mencatat kenaikan serupa selama dua hari berturut-turut.
Pengamat pasar menilai, tren kenaikan harga emas dipicu oleh pelemahan dolar AS dan meningkatnya permintaan global.
’’Emas masih jadi pilihan utama ketika risiko ekonomi memanas,’’ ujar seorang analis pasar komoditas.
Buat investor maupun masyarakat biasa, emas tetap jadi primadona. Apalagi di tengah gejolak ekonomi global, emas dianggap safe haven paling aman.
’’Harga emas bisa terus naik, apalagi kalau dolar AS melemah,’’ ujar analis pasar komoditas.
Tak sedikit yang memprediksi harga emas akan menembus Rp 2 juta per gram dalam waktu dekat. Kalau itu terjadi, emas bakal jadi rebutan.
Dengan tren ini, para investor diperkirakan masih akan memburu emas, baik untuk jangka pendek maupun sebagai simpanan jangka panjang. (*)
Editor : Ali Sodiqin