Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Warga Telogosari Diajar Melinting Rokok, Pemkab Situbondo Siapkan Jalan Berdirinya Pabrik Rokok Lokal

Moh Humaidi Hidayatullah • Selasa, 18 November 2025 | 03:11 WIB
TINGKATKAN SKILL: Sejumlah warga Desa Telogosari, Kecamatan Sumbermalang mengikuti pelatihan linting rokok, digelar oleh Diskoperindag Situbondo, Jumat (10/10).
TINGKATKAN SKILL: Sejumlah warga Desa Telogosari, Kecamatan Sumbermalang mengikuti pelatihan linting rokok, digelar oleh Diskoperindag Situbondo, Jumat (10/10).

RADARSITUBONDO.ID — Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) terus dioptimalkan untuk memperkuat industri rokok secara nasional.

Di Kabupaten Situbondo salah satunya diwujudkan dalam pelatihan linting rokok, belum lama ini.

Kiswanto, salah satu owner industri rokok asal Penarukan, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Situbondo tersebut.

Kata dia, program tersebut sangat bermanfaat. Selain membantu menekan peredaran rokok ilegal, juga memberikan ruang bagi pengusaha rokok lokal untuk berkembang.

“Ya, artinya saya sangat mendukung agenda pelatihan pelintingan rokok bagi masyarakat dan pemuda di Situbondo. Kegiatan ini dapat mendorong pemberdayaan masyarakat Situbondo di sektor usaha,” katanya, Senin (17/11).

Kiswanto menambahkan, pelatihan melinting rokok merupakan bentuk dukungan nyata untuk menjadikan Situbondo bebas rokok ilegal. ini sekaligus memberdayakan masyarakat melalui kegiatan produktif.

“Harapannya, Situbondo ke depan bisa semakin maju, terutama di bidang industri rokok, sehingga dalam tiga tahun ke depan dapat memiliki pabrik rokok seperti daerah lainnya,” tambahnya.

Para peserta pelatihan tampak tekun mengikuti arahan instruktur. Mereka mempelajari mulai dari proses pengisian tembakau, teknik pelintingan menggunakan alat sederhana, hingga penyusunan batang rokok agar terlihat rapi.

Di sela kegiatan, Diskoperindag juga memberikan motivasi agar peserta terus berinovasi dan menjaga kualitas hasil lintingan.

“Harapan kami, setelah pelatihan ini para peserta tidak hanya berhenti pada tahap belajar, tetapi mampu membentuk kelompok usaha bersama,” jelas Kiswanto. (rif/pri/adv)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #Rokok Ilagal #DBHCHT