Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Alhamdulillah! Harga Cabai Anjlok ke Rp 65 Ribu/Kg, Pedagang dan Pembeli Sumringah

Moh Humaidi Hidayatullah • Senin, 23 Februari 2026 | 20:29 WIB

MENUNGGU PEMBELI: Salah satu pedagang di Pasar Mimbaan Baru, Kecamatan Panji sibuk menata sayuran di depan toko, Senin (23/2).
MENUNGGU PEMBELI: Salah satu pedagang di Pasar Mimbaan Baru, Kecamatan Panji sibuk menata sayuran di depan toko, Senin (23/2).

RADARSITUBONDO.ID - Harga sejumlah bahan pokok yang meroket pada awal bulan Ramadan, mulai banyak yang turun. Harga cabai kini Rp 65 Ribu dari yang sebelumnya Rp 100 ribu/kg. Pedagang dan pembeli mengaku cukup senang.

Sejumlah bahan pokok yang mengalami penurunan harga di antaranya daging ayam broiler. Saat ini hanya Rp 35 ribu perkilogram. Padahal di awal Ramadan, harga daging ayam tembus Rp 43 ribu perkilogram.

Harga telur ayam broiler juga berangsur turun. Saat ini sudah Rp 29 ribu per kilogram, dari yang sebelumnya Rp 30 ribu. Bawang merah masih stabil di harga Rp 30 per kilogram, dan bawang putih Rp 32 per kilogram.

Harga cabai rawit juga sudah lumayan murah ketimbang pada awal bulan Ramadhan.

"Harga di tingkat petani Rp 65 ribu per kilogram. Biasanya kalau dijual di pasar bisa Rp 80 ribu perkilogram. Kalau di awal Ramadan tembus Rp 100 ribu di tingkat petani " ujar Totok salah satu pedagang di pasar Mimbaan, Panji, Senin (23/2).

Menurut Totok, penurunan harga cabai merah kecil dipengaruhi oleh cuaca. Curah hujan saat ini mulai berkurang sehingga tanaman cabai membaik. Sebelumnya, banyak tanaman cabai yang rusak akibat curah hujan tinggi.

"Sebelumnya kan hujan turun terus menerus, tanaman cabai banyak yang rusak, sehingga panen berkurang. Sekarang kan hujan mulai berkurang, tanaman cabai terus membaik," ujar Totok.

Mardianti, salah seorang pedagang rujak cingur di Situbondo mengaku, selama harga cabai mahal, harus meminta uang tambahan kepada pelanggan yang suka selera pedas. Sebab, jika tetap memakai harga normal dagagannya menjadi rugi hanya gara-gara terlalu banyak memakai cabai.

"Coba satu ons saja Rp 12 ribu, kalau pelanggan saya yang suka pedas, cabainya bisa sampai setengah ons, jadi saya minta tambahan uang cabai Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu. Kini sudah tidak minta tambahan lagi. Alhamdulillah harganya sudah normal,” pungkas Mardianti. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#harga cabai #pasar rakyat #sembako