RADARSITUBONDO - Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan pada awal Mei 2026 setelah sejumlah mata uang utama dunia menunjukkan penguatan terhadap rupiah. Dolar Amerika Serikat (USD) masih berada di level tinggi, sementara mata uang lain seperti Dolar Singapura, Australia, Hong Kong, hingga Taiwan ikut bergerak mengikuti dinamika pasar global.
USD Masih di Level Tinggi, Tekan Rupiah
Dolar Amerika Serikat (USD) tercatat berada di kisaran Rp 17.300 β Rp 17.500 per USD. Level ini menunjukkan rupiah masih berada di bawah tekanan kuat, terutama akibat faktor global seperti kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan ketidakpastian ekonomi dunia.
USD tetap menjadi acuan utama pasar internasional dan sangat mempengaruhi pergerakan mata uang lainnya.
Kurs Mata Uang Asia & Pasifik Hari Ini
- πΈπ¬ Dolar Singapura (SGD) sekitar Rp 13.500 β Rp 13.800 per SGD
- π¦πΊ Dolar Australia (AUD) sekitar Rp 12.300 β Rp 12.700 per AUD
- ππ° Dolar Hong Kong (HKD) sekitar Rp 2.200 β Rp 2.250 per HKD
- πΉπΌ Dolar Taiwan (TWD) sekitar Rp 540 β Rp 560 per TWD
Pergerakan kurs hari ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:
- Kuatnya dolar AS di pasar global
- Kebijakan suku bunga The Fed
- Arus modal keluar dari negara berkembang
- Fluktuasi harga komoditas dunia
- Dampak ke Ekonomi Indonesia
Pergerakan kurs dolar hari ini menunjukkan bahwa rupiah masih berada dalam tekanan global. Meski demikian, stabilitas ekonomi domestik dan kebijakan moneter Bank Indonesia menjadi faktor penting untuk menjaga keseimbangan nilai tukar ke depan.
Editor : Agung Sedana