Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Permintaan Membludak! Harga Sapi Kurban Tembus Rp 40 Juta Jelang Idul Adha

Ahmad Rifa'ie • Senin, 18 Mei 2026 | 20:38 WIB
TAWAR MENAWAR: Sejumlah pedagang di Pasar Sabtuan, Kecamatan Panarukan, Situbondo, melakukan transaksi jual beli sapi, Sabtu (18/5). (Ahmad Rifa
TAWAR MENAWAR: Sejumlah pedagang di Pasar Sabtuan, Kecamatan Panarukan, Situbondo, melakukan transaksi jual beli sapi, Sabtu (18/5). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, permintaan hewan kurban, khususnya sapi, mengalami peningkatan signifikan. Kondisi tersebut berdampak pada harga sapi yang ikut merangkak naik dibandingkan bulan-bulan biasa.

Meningkatnya permintaan sapi kurban tidak hanya datang dari dalam daerah, tetapi juga dari luar daerah. Tingginya permintaan membuat harga sapi melonjak cukup tinggi dibandingkan sebelumnya. “Sejak memasuki awal bulan lalu hingga saat ini harga sapi terus melonjak tinggi,” kata Syamsuri, salah satu pedagang sapi asal Kecamatan Arjasa, Senin (18/5).

Pria yang akrab disapa Sam itu menjelaskan, setiap kali membawa sapi dagangannya ke pasar, sapi tersebut hampir selalu laku terjual. Bahkan, banyak tengkulak dari luar daerah seperti Bojonegoro yang langsung membeli sapi di pasar hewan Situbondo.

Menurutnya, tingginya permintaan membuat harga sapi menjadi lebih mahal karena stok di sejumlah daerah juga mulai terbatas. “Kalau momen seperti saat ini pasti harga sapi mahal, kemungkinan daerah lain juga kekurangan stok sehingga harga ikut meningkat,” tambahnya.

Dia mengungkapkan, tingginya harga sapi biasanya hanya terjadi saat momen Idul Adha. Setelah Hari Raya Kurban usai, harga sapi diperkirakan kembali normal seperti sebelumnya. “Sebagai pedagang dan peternak tentu bersyukur dengan kondisi ini. Namun, stok sapi sekarang cukup sulit didapat karena saat membeli dari peternak di desa harganya juga sudah mahal. Itu yang harus diatur agar tidak rugi,” jelasnya.

Syamsuri menyebutkan, harga sapi saat ini naik sekitar Rp 2 juta hingga Rp 5 juta per ekor, tergantung ukuran dan kualitas sapi. Kenaikan harga dipicu tingginya permintaan masyarakat serta terbatasnya stok sapi siap jual. “Untuk sapi ukuran sedang harganya berkisar Rp 20 juta hingga Rp 30 juta per ekor. Sedangkan sapi berukuran besar bisa mencapai lebih dari Rp 40 juta. Kalau sapi lokal yang biasanya Rp 10 jutaan, sekarang bisa naik Rp 1 juta sampai Rp 2 juta,” bebernya.

Sementara itu, salah satu peternak sapi, Holil, mengatakan harga sapi saat ini memang sedang tinggi karena permintaan menjelang musim kurban sangat besar.

Menurutnya, bagi peternak yang ingin membeli sapi untuk dipelihara kembali, sebaiknya menunggu setelah Iduladha karena harga diperkirakan turun. “Saya sebagai peternak saat ini memilih menjual sapi. Kalau membeli, saya menunggu setelah Lebaran Idul Adha karena harga akan kembali normal dan tidak setinggi sekarang,” ujarnya.

Dia menambahkan, para peternak sangat bersyukur dengan kenaikan harga sapi saat ini karena momen Idul Adha menjadi waktu yang paling dinantikan setelah memelihara sapi selama hampir satu tahun.

“Mudah-mudahan setelah Lebaran Iduladha nanti harga tetap stabil, meskipun tidak semahal sekarang dan juga tidak terlalu murah,” tambahnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #idul adha #kurban