RADARSITUBONDO.ID - Memasuki awal bulan Juni, grafik perkembangan Harga Nasional Tertimbang (HNT) untuk komoditas beras terpantau bergerak stabil dengan fluktuasi yang sangat minim. Berdasarkan data sistem pemantauan pasar resmi SP2KP Kementerian Perdagangan per Selasa 2 Juni 2026, rata-rata harga Beras Medium nasional bertahan di angka Rp13.777 per kg (0,00%). Sedangkan Beras Premium mengalami kenaikan sangat tipis 0,03% menjadi Rp15.444 per kg.
Baca Juga: Update Dolar 2 Juni Capai Rp17.852, Daftar Lengkap Nilai Tukar Aneka Mata Uang Tujuan TKI
Mengingat adanya perbedaan letak geografis dan biaya logistik antar-wilayah, pemerintah membagi zonasi harga komoditas ini ke dalam tiga kluster utama (Region A, B, dan C). Bagi masyarakat serta pelaku usaha retail, daftar rincian harga eceran berikut dapat menjadi panduan belanja yang valid hari ini.
Berikut adalah daftar list perkembangan harga beras berdasarkan jenis kategori dan wilayah zonasinya per 2 Juni 2026.
Baca Juga: Daftar Lengkap Harga Aneka Sembako 6 Juni 2026, Harga Orisinil dari Produsen
Beras Kualitas Medium
- Nasional (HNT): Rp13.777 (Stagnan / 0,00%).
- Region A (Jawa, Sulawesi, Sumsel, Lampung, Bali, NTB): Rp13.771 (Naik tipis 0,06% dari sebelumnya Rp13.763)
- Region B (Sumatera lainnya, Kalimantan, NTT): Rp14.581 (Stagnan / 0,00%).
- Region C (Maluku, Papua): Rp16.662 (Stagnan / 0,00%).
Beras Kualitas Premium
- Nasional (HNT): Rp15.444 (Naik tipis 0,03% dari sebelumnya Rp15.440)
- Region A (Jawa, Sulawesi, Sumsel, Lampung, Bali, NTB): Rp15.211 (Turun tipis 0,02% dari sebelumnya Rp15.214)
- Region B (Sumatera lainnya, Kalimantan, NTT): Rp16.454 (Stagnan / 0,00%)
- Region C (Maluku, Papua): Rp18.944 (Stagnan / 0,00%)
Beras SPHP Bulog (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan)
- Region A (Jawa, Sulawesi, Sumsel, Lampung, Bali, NTB): Rp12.178 (Stagnan / 0,00%)
- Region B (Sumatera lainnya, Kalimantan, NTT): Rp12.668 (Turun 0,14% dari sebelumnya Rp12.686)
- Region C (Maluku, Papua): Rp13.321 (Stagnan / 0,00%)
Rahasia Jalur Distribusi Beras
Disparitas atau perbedaan harga yang cukup mencolok ini bukan disebabkan oleh permainan spekulen lokal, melainkan akibat dari Rantai Logistik Maritim. Region A dihuni oleh wilayah-wilayah lumbung padi nasional seperti pulau Jawa dan Sulawesi yang memiliki akses langsung ke penggilingan besar hulu produksi.
Sementara itu, wilayah Region C seperti Maluku dan Papua harus mengandalkan pasokan beras luar pulau yang dikirim melalui jalur laut. Komponen biaya kontainer, bongkar muat pelabuhan, hingga transportasi darat ke area pedalaman di Indonesia Timur secara otomatis terakumulasi ke dalam komponen harga jual eceran di tingkat pasar tradisional lokal setempat.
Disclaimer: Analisis perkembangan harga komoditas pokok ini disusun secara faktual bersumber dari publikasi dasbor resmi Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan per tanggal 2 Juni 2026. Perubahan harga eceran rill di lapangan dapat bervariasi bergantung pada stok gudang daerah serta kebijakan operasi pasar murah lokal di wilayah Anda.
Editor : Agung Sedana