Saham Gacor Hari Ini, Jumat 24 Juli 2026: ASJT hingga OILS Menghijau di Tengah IHSG Ambruk

Agung Sedana • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 13:39 WIB
Ilustrasi saham BCA hari ini.
Ilustrasi saham hari ini.

RADARSITUBONDO.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah dan terus tertekan hingga pukul 09.05 WIB pada perdagangan Jumat, 24 Juli 2026, ambles 0,99 persen atau 62,57 poin ke level 6.252. Di tengah tekanan jual yang meluas, lima saham justru tampil sebagai top gainer sesi pagi: ASJT, GMTD, MPRO, MYOH, dan OILS. Pelemahan indeks dipicu koreksi Wall Street semalam, penurunan harga komoditas mineral logam, dan aksi jual bersih investor asing yang masih berlanjut.

Data ini diambil langsung dari laporan pasar pukul 09.05 WIB pagi ini, bukan penutupan sesi. Pada jam tersebut, sebanyak 135 saham menghijau, 403 saham melemah, dan 427 saham stagnan, dari total transaksi Rp1,70 triliun dengan 3,53 miliar lembar saham berpindah tangan. Situasi ini bisa berubah signifikan hingga penutupan sore nanti, sehingga data top gainer di bawah masih bersifat sementara.

Daftar Saham Top Gainer Sesi Pagi Hari Ini

Saham yang Tertekan Paling Dalam

Sebagai pembanding, berikut saham-saham yang justru memimpin pelemahan di sesi pagi ini:

Menarik dicermati, ZATA yang kemarin (23/7) masih tercatat sebagai salah satu top gainer dengan kenaikan 14,93 persen, hari ini justru berbalik menjadi top loser. Pola bolak-balik seperti ini merupakan ciri khas saham dengan harga di bawah Rp100 per lembar yang rentan terhadap aksi ambil untung jangka pendek begitu tren kenaikan mereda.

Kenaikan Harga Minyak Jadi Faktor Penyeimbang

Salah satu sudut pandang yang belum banyak diulas media lain adalah keterkaitan antara pelemahan IHSG hari ini dengan lonjakan harga minyak mentah dunia. Harga minyak WTI melonjak lebih dari 6 persen ke level 92,19 dolar AS per barel, sementara Brent naik lebih dari 7 persen ke 100,69 dolar AS per barel, dipicu gangguan pelayaran di Selat Hormuz dan Laut Merah akibat serangan yang dilancarkan kelompok Houthi.

Kondisi ini menciptakan dua efek berlawanan di pasar domestik. Di satu sisi, kenaikan harga minyak turut menyeret sentimen negatif dari koreksi Wall Street semalam.

Namun di sisi lain, emiten yang berhubungan langsung dengan komoditas energi berpotensi diuntungkan, sehingga investor yang jeli biasanya mulai mengalihkan perhatian ke saham-saham sektor energi dan pelayaran sebagai penyeimbang portofolio saat indeks utama melemah, bukan sekadar mengikuti daftar top gainer harian secara membabi buta.

Proyeksi Pergerakan IHSG Hari Ini

Tim Riset CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG bergerak variatif dengan kecenderungan melemah, dengan level support di kisaran 6.250 dan 6.185, serta resistance di 6.380 dan 6.445. Sentimen negatif datang dari pelemahan bursa Wall Street dan koreksi harga komoditas mineral logam, sementara sentimen positif berpotensi muncul dari kenaikan harga minyak mentah, harga crude palm oil (CPO), dan mulai bergulirnya musim rilis laporan keuangan emiten kuartal kedua.

Disclaimer: Pergerakan harga saham dapat berubah signifikan sepanjang jam perdagangan hingga penutupan sore. Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau nasihat untuk membeli maupun menjual saham tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor, dan disarankan melakukan verifikasi data secara mandiri melalui aplikasi sekuritas resmi sebelum bertransaksi.

Editor : Agung Sedana
saham hari ini ihsg