Social Bond BRI Raih Anugerah ESG 2026, Dorong Pembiayaan untuk Kelompok Rentan

Agung Sedana • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:44 WIB
UMKM nasabah setia BRI.
UMKM nasabah setia BRI.

RADARSITUBONDO.ID - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI meraih Anugerah Utama IDX Channel Anugerah ESG 2026 atas inisiatif penerbitan Social Bond 2025: Mendorong Keuangan Inklusif Berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026 yang berlangsung di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.

BRI dinilai berhasil mengembangkan instrumen pendanaan yang diarahkan untuk mendukung pembiayaan sosial dan memperluas akses keuangan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga: Kisah Sri Purwanti, Nasabah BRI yang Sukses Bangun Usaha Kuliner di Taipei

Social Bond BRI diarahkan ke pembiayaan sosial

Melalui Social Bond, BRI menghimpun dana dari pasar modal yang kemudian dialokasikan untuk membiayai maupun membiayai kembali proyek-proyek sosial yang memenuhi kriteria dalam Social Finance Framework BRI.

Kerangka tersebut mengacu pada sejumlah standar, antara lain Social Bond Principles dari International Capital Market Association (ICMA), Social Loan Principles, serta regulasi Otoritas Jasa Keuangan dan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia.

Penerima manfaat yang menjadi sasaran antara lain masyarakat prasejahtera, kelompok yang belum memperoleh akses memadai terhadap layanan esensial, perempuan, serta kelompok rentan lainnya.

Baca Juga: KUR BRI Dorong Usaha Mikro di Daerah, 487 Ribu Debitur Mulai Naik Kelas

Puluhan ribu nasabah mendapat akses pembiayaan

Dalam laporan dampak Social Bond 2025, BRI mencatat sejumlah capaian dari pembiayaan yang disalurkan.

Pembiayaan KUR Mikro disebut telah memberikan akses pinjaman perbankan pertama kepada 44.694 nasabah. Selain itu, sebanyak 23.422 nasabah disebut mengalami peningkatan akses usaha.

Sementara itu, pembiayaan mikro melalui KUPEDES turut berkontribusi terhadap penciptaan 59.091 lapangan kerja pada segmen UMKM.

Capaian tersebut dikaitkan dengan sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 1 Tanpa Kemiskinan, SDG 2 Tanpa Kelaparan, dan SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

BRI tekankan dampak sosial yang terukur

Direktur Legal and Compliance BRI Mahdi Yusuf mengatakan penerbitan Social Bond secara berkelanjutan merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat pendanaan yang berorientasi pada dampak sosial.

"Melalui Social Bond, BRI memperluas akses layanan keuangan, memperkuat usaha masyarakat, dan mendukung penciptaan lapangan kerja," ujar Mahdi.

Menurutnya, penghargaan tersebut memperkuat komitmen BRI untuk memastikan instrumen pendanaan berkelanjutan memberikan manfaat yang nyata dan terukur.

IDX Channel dorong komitmen ESG perusahaan

CEO IDX Channel Syafril Nasution mengatakan penghargaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang menerapkan prinsip ESG.

Menurut dia, ajang tersebut juga diarahkan untuk mendorong lebih banyak perusahaan memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan, transparansi, tata kelola, dan inovasi.

"Kami berharap penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi pemicu bagi semakin banyak perusahaan untuk memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan, transparansi, tata kelola, dan inovasi," kata Syafril.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, IDX Channel Anugerah ESG memberikan penghargaan kepada 30 perusahaan dari 11 sektor usaha. Penilaian mencakup strategi dan kebijakan, komitmen kepemimpinan, kinerja ESG, partisipasi pemangku kepentingan, serta pelaporan ESG.

Dengan penghargaan tersebut, Social Bond menjadi salah satu instrumen BRI dalam mengarahkan pendanaan ke sektor yang memiliki tujuan sosial, termasuk perluasan akses pembiayaan dan pengembangan usaha masyarakat.

Editor : Agung Sedana
ESG KUR BRI bri