Pakai HP, Masukan NIK Langsung Muncul Status Penerima Bansos

Agung Sedana • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 11:47 WIB
Hanya dengan NIK, begini cara mudah dan cepat cek penerima bansos dan status desil.
Hanya dengan NIK, begini cara mudah dan cepat cek penerima bansos dan status desil.

RADARSITUBONDO.ID - Masyarakat yang ingin mengetahui posisi data sosial ekonominya dapat mengecek desil bansos September 2026 secara online melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos. Pengecekan dapat dilakukan lewat HP dengan menyiapkan NIK 16 digit yang tercantum pada KTP.

Informasi desil berkaitan dengan pemetaan tingkat kesejahteraan keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Data tersebut digunakan pemerintah sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran program bantuan sosial.

Cara cek desil bansos lewat situs resmi Kemensos

Pengecekan dapat dilakukan melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos. Sistem meminta pengguna memasukkan NIK sesuai KTP dan kode huruf yang ditampilkan pada halaman pencarian.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka browser melalui HP.
  2. Masuk ke laman resmi Cek Bansos Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id/
  3. Masukkan NIK 16 digit sesuai yang tertera pada KTP.
  4. Masukkan huruf kode atau captcha yang muncul pada layar.
  5. Klik Cari Data.
  6. Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.

Kemensos menjelaskan bahwa data pada laman tersebut bersumber dari DTSEN. Hasil pencarian dapat digunakan untuk melihat informasi yang tersedia mengenai status data penerima manfaat dan kelompok desil.

Apa itu desil dalam data bansos?

Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial ekonomi. Dalam sistem Cek Bansos, masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok atau desil, mulai dari desil 1 hingga desil 10.

Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi.

Penentuan desil tidak hanya melihat satu kondisi. Situs resmi Cek Bansos menyebut pengukuran dilakukan berdasarkan sejumlah variabel sosial ekonomi, termasuk informasi individu seperti pekerjaan dan pendidikan, kondisi perumahan seperti daya listrik, serta kepemilikan aset.

Karena itu, posisi desil menggambarkan kondisi sosial ekonomi keluarga berdasarkan data yang tercatat dalam sistem.

Apakah desil otomatis menentukan penerima bansos?

Tidak. Desil merupakan salah satu dasar yang digunakan untuk menentukan sasaran bantuan sosial, tetapi masuk ke kelompok desil tertentu tidak berarti seseorang otomatis menerima seluruh program bansos.

Situs resmi Cek Bansos menyebut kelompok desil 1 hingga desil 4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima bantuan sosial PKH dan Sembako. Sementara itu, desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.

Dengan demikian, masyarakat perlu membedakan antara posisi desil dan status sebagai penerima program bantuan tertentu. Setiap program memiliki ketentuan dan mekanisme penetapan masing-masing.

Desil bisa berubah jika kondisi keluarga berubah

Data desil tidak bersifat permanen. Kemensos menyebut desil bersifat dinamis dan dapat diperbarui apabila data yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi nyata keluarga.

Pemutakhiran dapat dilakukan melalui desa atau kelurahan dan dinas sosial. Masyarakat juga dapat mengajukan pembaruan melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi sebenarnya.

Setelah data diperbarui, perhitungan desil akan dilakukan kembali secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Jangan gunakan situs selain kanal resmi!

Karena pengecekan membutuhkan NIK, masyarakat sebaiknya menggunakan kanal resmi Kemensos dan tidak memasukkan data kependudukan ke situs yang tidak jelas asalnya.

Untuk mengecek data, gunakan laman resmi cekbansos.kemensos.go.id dan pastikan alamat situs sesuai sebelum memasukkan NIK.

Dengan demikian, cara cek desil bansos September 2026 dapat dilakukan secara mandiri melalui HP. Masyarakat hanya perlu menyiapkan NIK 16 digit dan mengikuti petunjuk pencarian pada laman resmi Cek Bansos Kemensos.

Editor : Agung Sedana
cek bansos kemensos cek desil