RADAR BANYUWANGI – Aktivitas ekonomi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan yang terus membesar mendorong PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menghadirkan layanan perbankan yang lebih dekat dengan kebutuhan diaspora. Inovasi tersebut diwujudkan melalui BRImo Taiwan, yang kini meraih penghargaan IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2026 kategori khusus.
Penghargaan itu diberikan atas inovasi BRImo Taiwan – Digital Banking Terintegrasi untuk Diaspora Indonesia dan Pekerja Migran di Taiwan. Ajang dengan tema Advancing Corporate Resilience Through Agile Innovation tersebut berlangsung di iNews Tower, Jakarta, pada 31 Agustus 2026.
Penghargaan ini menjadi pengakuan terhadap upaya BRI menjadikan inovasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis sekaligus memperluas akses layanan perbankan bagi masyarakat Indonesia yang bekerja dan tinggal di luar negeri.
BRImo Taiwan Layani Transaksi 24 Jam
BRImo Taiwan merupakan bagian dari transformasi BRIVolution Reignite. Layanan mobile banking tersebut dirancang khusus untuk masyarakat Indonesia di Taiwan, terutama PMI dan diaspora.
Melalui BRImo Taiwan, nasabah dapat mengakses layanan perbankan selama 24 jam. Fitur yang tersedia mencakup pengiriman uang ke Indonesia, transfer lokal, pembayaran QR, pembayaran kode billing Modul Penerimaan Negara (MPN), pengecekan mutasi rekening, hingga konversi valuta asing dari USD ke NTD.
Layanan tersebut berada di bawah naungan Danantara dan diawasi oleh Central Deposit Insurance Corporation (CDIC) serta Financial Supervisory Commission (FSC) Taiwan.
Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi mengatakan pengembangan BRImo Taiwan menjadi bagian dari strategi perseroan memperluas kapabilitas digital sekaligus memperkuat kehadiran BRI di pasar internasional.
"Taiwan merupakan salah satu negara tujuan utama Pekerja Migran Indonesia dengan aktivitas ekonomi dan remitansi yang signifikan. Karena itu, kami melihat pentingnya menghadirkan layanan digital yang tidak hanya memudahkan transaksi dan pengiriman uang, tetapi juga mendukung PMI dalam mengelola keuangan secara aman, terencana, dan berkelanjutan," ujar Saladin.
Menurut dia, kehadiran BRImo Taiwan menjadi upaya membawa semangat Satu Bank untuk Semua hingga ke masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri.
Remitansi PMI Taiwan Capai US$2,97 Miliar
Besarnya potensi layanan tersebut tidak terlepas dari aktivitas ekonomi PMI di Taiwan. Data Bank Indonesia menunjukkan, remitansi PMI dari Taiwan mencapai sekitar US$2,97 miliar pada 2025.
Angka tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2021 yang berada di kisaran US$1,37 miliar.
Potensi itu turut terlihat dari perkembangan bisnis BRI di Taiwan. Setahun setelah BRI memperkuat kehadirannya melalui BRI Taipei Branch di Zhongshan District, total aset BRI Taipei telah mencapai lebih dari US$408 juta.
Sementara itu, transaksi remitansi Taiwan-Indonesia mencapai sekitar US$490 juta hingga akhir Juli 2026, dengan lebih dari 3.400 rekening yang telah dilayani.
BRImo Taiwan sendiri terbilang masih baru. Sejak diperkenalkan melalui Grand Launching pada 23 Agustus 2026, layanan tersebut telah mencatat lebih dari 1.460 registrasi pengguna.
Angka tersebut menjadi sinyal awal bahwa kebutuhan layanan perbankan digital yang menghubungkan aktivitas keuangan PMI di Taiwan dengan Indonesia cukup besar.
Tak Sekadar Kirim Uang ke Indonesia
BRI melihat kebutuhan PMI tidak berhenti pada aktivitas remitansi. Mereka juga membutuhkan layanan untuk mengelola transaksi sehari-hari selama berada di Taiwan.
Karena itu, BRImo Taiwan dirancang agar kebutuhan transaksi di negara tempat bekerja dan kebutuhan finansial di Indonesia dapat diakses melalui layanan digital yang terintegrasi.
"Apa yang dilakukan PMI di Taiwan memberikan manfaat yang jauh melampaui tempat bekerja, karena turut menghidupkan perekonomian keluarga dan daerah asal di Indonesia," kata Saladin.
Melalui layanan tersebut, BRI ingin memberikan pengalaman perbankan yang lebih seamless, baik ketika PMI bertransaksi di Taiwan maupun saat mengirimkan penghasilan ke Indonesia.
Menurut Saladin, penghargaan yang diterima BRImo Taiwan menjadi dorongan bagi BRI untuk terus mengembangkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia di luar negeri.
Inovasi Tak Cukup Sekadar Produk Baru
CEO IDX Channel Syafril Nasution mengatakan, apresiasi dalam IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2026 diberikan kepada perusahaan dan emiten yang mampu menjadikan inovasi sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan sekaligus mendorong pertumbuhan.
Menurut dia, inovasi tidak sebatas menciptakan produk baru. Lebih dari itu, inovasi mencakup kemampuan perusahaan menemukan model bisnis yang relevan, memperbaiki proses internal, membangun kolaborasi eksternal, hingga menghadirkan solusi sustainability yang menghasilkan nilai jangka panjang.
"Inovasi bukan hanya tentang menciptakan produk baru. Inovasi juga berarti menemukan model bisnis yang relevan, proses internal yang efektif, proses eksternal yang lebih kolaboratif, serta solusi sustainability yang mampu menciptakan nilai jangka panjang," kata Syafril.
Bagi BRI, BRImo Taiwan menjadi salah satu wujud strategi tersebut. Di tengah meningkatnya remitansi PMI dan aktivitas ekonomi diaspora, layanan digital tidak lagi sekadar menjadi alat transaksi, tetapi juga jembatan keuangan antara pekerja Indonesia di Taiwan, keluarga, dan perekonomian di tanah air. (*)
Editor : Ali Sodiqin