RADARSITUBONDO.ID - Sejumlah beras kemasan yang masuk dalam daftar produk diduga tidak memenuhi standar fortifikasi masih ditemukan di sejumlah minimarket di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada Jumat (18/9/2026).
Penelusuran di empat minimarket menemukan dua merek yang masuk dalam daftar 25 beras yang sebelumnya disebut pemerintah tidak memenuhi standar fortifikasi, yakni Anak Raja Nusantara dan Maknyuss Pulen Gizi.
Temuan tersebut menunjukkan produk yang masuk dalam daftar tersebut masih dapat ditemukan di tingkat pengecer. Namun, pola penjualannya berbeda. Ada produk yang masih dipajang di etalase, sementara di lokasi lain beras tidak dipajang dan baru dikeluarkan ketika ada permintaan pembeli.
Dua merek ditemukan di empat minimarket
Beras yang diduga bermasalah tersebut ditemukan di dua minimarket di Jalan Kabupaten dan dua minimarket di Jalan Trunojoyo, Pamekasan.
Di salah satu minimarket di Jalan Kabupaten, beras Anak Raja Nusantara kemasan 5 kilogram masih tersedia dan dijual dengan harga Rp86.000.
"Kalau beras Anak Raja Nusantara harganya Rp 86.000. Sisanya 12 sak," kata Okto, salah satu pegawai minimarket di Jalan Kabupaten, Pamekasan, dilansir kompas.com.
Baca Juga: Ada 25 Merek Bermasalah, Kini Kandungan Gizi Beras Fortifikasi Disorot
Menurut Okto, minimarket tersebut juga menjual beras Maknyuss Pulen Gizi. Namun, ketika penelusuran dilakukan, stok beras tersebut sedang kosong.
"Biasanya ada di sini, tapi sekarang masih tidak ada stok," tuturnya.
Temuan tersebut memperlihatkan bahwa ketersediaan produk berbeda di setiap lokasi. Sebagian masih memiliki stok, sementara produk lainnya telah habis.
Ada minimarket yang tidak memajang beras di etalase
Beras Anak Raja Nusantara juga ditemukan di minimarket lain di Jalan Trunojoyo. Berbeda dengan lokasi sebelumnya, produk tersebut tidak dipajang di area penjualan.
Beras kemasan 5 kilogram disimpan di ruangan bagian belakang minimarket dan baru dikeluarkan ketika ada pembeli yang memintanya.
Pegawai minimarket tersebut menyebut harga beras itu mencapai Rp90.000.
"Kalau di sini harganya Rp 90.000. Ini beras khusus," kata pegawai minimarket yang menolak menyebutkan namanya, Jumat (18/9/2026).
Perbedaan cara penjualan ini menjadi bagian dari temuan lapangan. Beras yang sama tidak selalu ditempatkan di etalase terbuka, tetapi pada lokasi tertentu tetap tersedia ketika konsumen meminta produk tersebut.
Warga mengaku pernah membeli beras premium
Temuan beras tersebut juga mendapat perhatian dari warga Pamekasan. Dewi Wahyuni (35) mengaku terkejut setelah mengetahui adanya produk beras yang diduga tidak memenuhi standar fortifikasi.
Ia mengatakan sebelumnya pernah membeli beras premium di minimarket tanpa mencurigai adanya persoalan pada produk tersebut.
"Setelah saya dapat informasi, ternyata palsu. Berasnya sama dengan medium," katanya.
Pernyataan Dewi merupakan pengalaman pribadinya setelah memperoleh informasi mengenai kasus tersebut. Tidak ada keterangan dalam bahan yang tersedia yang menunjukkan bahwa beras yang pernah dibelinya telah diuji secara independen.
Bapanas sebelumnya periksa 27 merek
Kasus beras fortifikasi tersebut sebelumnya terungkap setelah Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan inspeksi mendadak dan mengambil sampel beras yang dipasarkan sebagai beras fortifikasi atau beras khusus pada April 2026.
Beras fortifikasi merupakan produk yang dipasarkan dengan klaim memiliki tambahan vitamin dan mineral melalui proses fortifikasi.
Bapanas kemudian menguji 27 merek beras dengan klaim tambahan gizi tersebut di laboratorium. Berdasarkan hasil pengujian yang diberitakan sebelumnya, pemerintah menyatakan 25 produk tidak memenuhi standar.
Daftar 25 merek yang disebut pemerintah tersebut terdiri atas:
- Idola Fortifikasi
- Idola High Quality Whole Grain Rice
- Idola Long Grain Rice
- Ikan Mas Cupang
- AAA Wijaya Kusuma
- Cantik Manis
- Penari Bangkok
- Topi Koki Short Grain
- Topi Koki Setra Royale
- Topi Koki Long Grain Crysta
- HOK-1 Gohan
- Maknyuss Pulen Gizi
- Anak Raja Fortifikasi
- Anak Raja Nusantara
- Top Anak Raja
- PMS Induk Ayam
- Sumo
- Rasvit
- FS Nutri Rice
- Pelikan
- Rice Rojolele
- Super Kepala Beras Premium 111
- 111 Golden Number
- Putri Koki
- Wellfarm Beras Diabet
Dua di antaranya, yakni Maknyuss Pulen Gizi dan Anak Raja Nusantara, kemudian ditemukan masih tersedia di sejumlah minimarket di Pamekasan pada penelusuran 18 September 2026.
Status produk tersebut dalam penindakan lebih lanjut perlu dibedakan dari temuan keberadaannya di lapangan. Informasi dalam bahan ini menunjukkan kedua merek tersebut termasuk dalam daftar 25 produk yang disebut pemerintah tidak memenuhi standar, tetapi belum menjelaskan secara rinci status penarikan masing-masing produk di setiap pengecer.
Editor : Agung SedanaSumber : Kompas.com