Rekening Emas BRI Meledak 1.004 Persen, Tembus 3 Juta Akun di BRImo

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 13:21 WIB
Perkuat Inklusi Investasi Digital, Rekening Emas BRImo Tumbuh Signifikan Usai Peluncuran Open Bundling Emas. (Foto: BRI)
Perkuat Inklusi Investasi Digital, Rekening Emas BRImo Tumbuh Signifikan Usai Peluncuran Open Bundling Emas. (Foto: BRI)

RADAR SITUBONDO — Investasi emas semakin dekat dengan keseharian nasabah BRI. Hingga September 2026, jumlah Rekening Emas PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencapai 3.046.699 rekening aktif, melonjak 1.004 persen dibandingkan sekitar 276 ribu rekening pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Lonjakan tersebut menunjukkan semakin kuatnya minat masyarakat terhadap investasi emas digital sekaligus menguatkan peran BRImo sebagai pintu masuk layanan keuangan yang terintegrasi. Salah satu inovasi yang mendorong kemudahan tersebut adalah Open Bundling Emas, fitur yang memungkinkan nasabah membuka Rekening Emas langsung di dalam alur transaksi transfer.

Dengan fitur tersebut, nasabah tidak perlu keluar dari proses transaksi atau berpindah ke menu lain untuk mulai memiliki Rekening Emas. Cukup melalui pilihan atau toggle yang tersedia dalam alur transfer di BRImo, pembukaan rekening emas dapat dilakukan secara lebih praktis.

Inovasi ini menjadi bagian dari strategi BRI untuk membuat investasi emas tidak lagi terasa sebagai aktivitas keuangan yang terpisah dari kebutuhan transaksi sehari-hari.

Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi mengatakan pertumbuhan Rekening Emas setelah peluncuran Open Bundling Emas menunjukkan bahwa kemudahan akses menjadi faktor penting bagi nasabah dalam memanfaatkan layanan investasi digital.

“Transformasi digital bukan hanya tentang menghadirkan fitur baru, tetapi bagaimana teknologi dapat menyederhanakan akses nasabah terhadap berbagai kebutuhan finansial. Melalui Open Bundling Emas, kami menghadirkan akses investasi langsung dalam alur transaksi di super app BRImo, sehingga proses pembukaan Rekening Emas dapat berlangsung secara lebih praktis dan terintegrasi,” ujar Saladin.

Transaksi Emas BRI Ikut Melonjak

Pertumbuhan jumlah rekening tersebut berjalan beriringan dengan peningkatan aktivitas transaksi emas melalui ekosistem digital BRI.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, BRI mencatat total volume penjualan produk emas mencapai Rp5,13 triliun, atau tumbuh 217,42 persen secara tahunan (year on year/YoY). Pada periode yang sama, total frekuensi transaksi mencapai 9,01 juta transaksi, meningkat 658,97 persen dibandingkan Januari–Agustus 2025.

Pertumbuhan tersebut terjadi di hampir seluruh lini layanan emas BRI.

Fitur Beli Emas mencatat volume transaksi sebesar Rp757,42 miliar, tumbuh 586,39 persen, dengan jumlah transaksi mencapai 6,09 juta transaksi atau melonjak 3.011,01 persen secara tahunan.

Sementara itu, Top Up Emas mencatat nilai transaksi sebesar Rp2,23 triliun dari sekitar 1,67 juta transaksi. Adapun Jual Emas mencapai Rp1,82 triliun, yang berasal dari 885.292 transaksi.

Akselerasi juga terlihat pada layanan cicilan emas. Pengajuan Cicil Emas tumbuh hingga 1.530,67 persen, sedangkan Cetak Emas meningkat 109,09 persen secara volume.

Angka-angka tersebut memperlihatkan perubahan perilaku nasabah. Investasi emas mulai terintegrasi dengan aktivitas keuangan digital sehari-hari, bukan hanya dilakukan ketika masyarakat ingin membeli emas secara fisik.

Semua Layanan Emas dalam Satu Genggaman

BRImo kini mengintegrasikan sejumlah layanan emas dalam satu aplikasi. Melalui Tabungan Emas, nasabah dapat membeli emas mulai dari Rp10.000 atau 0,1 gram, dengan harga yang diperbarui secara real-time.

Bagi nasabah yang ingin memiliki emas melalui skema pembiayaan, tersedia Cicil Emas dengan minimum pembelian 0,5 gram. Uang muka atau DP dimulai dari 15 persen dengan pilihan tenor antara 3 hingga 36 bulan.

BRImo juga menyediakan Transfer Emas antar-Rekening Emas mulai dari 0,01 gram secara real-time dan bebas biaya.

Dengan rangkaian fitur tersebut, proses memiliki, menambah, mencicil, menjual, hingga memindahkan kepemilikan emas dapat dilakukan dalam satu ekosistem digital.

Saladin mengatakan BRI terus mengembangkan layanan digital agar investasi dapat menjadi bagian dari pengelolaan keuangan nasabah, bukan sekadar produk tambahan.

“Bagi kami, investasi perlu hadir sedekat mungkin dengan keseharian nasabah dan menjadi bagian dari cara nasabah mengelola keuangan. Karena itu, BRI terus mengembangkan layanan yang relevan dengan gaya hidup dan kebutuhan nasabah, agar investasi dapat dimulai dengan lebih mudah dan dilakukan secara terencana,” pungkas Saladin.

Pada akhirnya, lonjakan Rekening Emas BRI hingga lebih dari 3 juta rekening aktif menjadi sinyal bahwa akses yang semakin sederhana dapat mempercepat adopsi investasi digital. BRImo tidak hanya menjadi aplikasi transaksi perbankan, tetapi juga berkembang menjadi ekosistem yang mempertemukan kebutuhan transaksi dan investasi dalam satu genggaman. (*)

Editor : Ali Sodiqin
BRImo Rekening Emas BRI Investasi emas Open Bundling Emas Cicil Emas