RadarSitubondo.id -Peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Mitra Sehat Bondowoso dilakukan oleh pengasuh Ponpes Wali Songo, KHR. Muhammad Kholil As'ad, Jumat (6/9) lalu. Rumah Sakit tipe C yang terletak di jalan utama Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, itu untuk memenuhi kebutuhan akses kesehatan masyarakat.
Hadir Ketua PCNU Bondowoso, KH. Abdul Qodir Syam; pengasuh pesantren, KH. Moh. Junaidi Mu'tih, KH. Syainuri Sufyan, KH. Moh. Tamim Sufyan, KH. Ahmad Zaki Abdullah, Ketua DPRD Bondowoso, Forkopimca dan para habaib serta masyarakat sekitar.
Pengasuh Ponpes Wali Songo KHR. Muhammad Kholil As'ad berpesan, pembangunan Rumah Sakit Mitra Sehat Bondowoso diharapkan akan memberikan manfaat dan membantu masyarakat yang lagi sakit atau berobat di wilayah Bondowoso.
"Dengan niat, ikhtiar dan tawakal, insya Allah apa yang menjadi hajat kita semua akan selalu mendapatkan pertolongan dari Allah. Jangan sampai punya niat hanya untuk pendapatan semata," pesan kiai Kholil As'ad saat memberi tausyiah di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar RS Mitra Sehat Bondowoso.
Owner RS Mitra Sehat, Imam Hidayat menuturkan, kehadiran rumah sakit tersebut akan memperluas jangkauan layanan kesehatan di wilayah Situbondo dan Bondowoso. Selain itu juga untuk menjawab tuntutan akan perawatan yang berkualitas dan terjangkau bagi semua warga.
Rumah Sakit Mitra Sehat Bondowoso akan menjadi rujukan bagi puskesmas yang ada di wilayah Bondowoso utara yang meliputi puskesmas Cerme, Prajekan, Klabang, Botolinggo, Tapen dan puskesmas Wonosari.
“Peletakan batu pertama ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad yang merupakan bulan yang sangat baik. Sebagaimana petunjuk beliau (KHR. Muhammad Kholil As'ad) yang disampaikan kepada kami," ujar Imam Hidayat.
Kata Imam, rumah sakit yang akan dibangun, itu berkapasitas seratus kamar tidur. Terdiri dari kamar kelas III, II, dan kamar VIP dengan kontruksi dua lantai dengan luas lahan kurang lebih satu hektare. Di tahun 2025, lanjut Imam, rumah sakit rujukan masyarakat Bondowoso itu ditargetkan sudah selesai dan bisa beroperasi melayani masyarakat.
"Semua fasilitas pelayanan kesehatan akan tercover di rumah sakit ini dengan fasilitas yang sangat baik, serta perawat dan dokter yang profesional," ucapnya.
Imam mengungkapkan, untuk kebutuhan sumberdaya manusia (SDM), dirinya membuka dan memberi kesempatan bagi masyarakat sekitar yang memiliki keahlian di bidangnya untuk bisa bergabung menjadi tenaga profesional. Sebab, kebutuhan pegawai di rumah sakit baru ini kurang lebih 150 hingga 200 orang pegawai. “Kami optimistis, dengan didukung tenaga yang profesional, nantinya pelayanan di RS Mitra Sehat Bondowoso ini akan lebih baik dan handal,” pungkasnya. (wan/pri/adv)
Editor : Edy Supriyono