RadarSitubondo.id - Penyakit cacar monyet kian mengkhawatirkan seiring dengan penularannya yang kian menyebar.
Penularan penyakit kulit meliputi kontak kulit hingga barang-barang yang digunakan penderita cacar monyet.
Gejala-gejala cacar monyet juga sering disepelekan karena sama seperti penyakit biasa.
Lantas yang menjadi tanda tanya apakah cacar monyet di Indonesia saat ini sudah ada?
Dikutip dari laman Kemenkes, pelaksanaan vaksinasi Mpox dengan MVA-BN telah dilakukan sejak 2023, setelah ditemukan kasus konfirmasi Mpox di Indonesia.
Penggunaan vaksin Mpox di Indonesia telah mendapat persetujuan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.
Artinya, vaksin Mpox hanya dapat diberikan dalam situasi darurat kesehatan.
"Vaksin Mpox sudah menerima Emergency Use Listing (EUL) dari WHO dan Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM, yang berarti vaksin ini boleh digunakan dalam kondisi darurat,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Syahril di Jakarta, Selasa (10/9).
“BPOM dengan Komnas KIPI yang independen terus memantau penggunaan vaksin ini untuk memastikan keamanan dan manfaatnya," tambahnya.
Untuk jenis vaksin yang saat ini digunakan di Indonesia ialah jenis Modified Vaccinia Ankara-Bavarian Nordic (MVA-BN), yaitu vaksin turunan cacar (smallpox) generasi ketiga yang bersifat non-replicating.
Kendati sudah ada vaksin, akan tetapi masyarakat tetap diimbau waspada dan mencegah penularan cacar monyet. (*)
Editor : Ali Sodiqin