RadarSitubondo.id – RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo mendapat penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Rumah sakit beralamat di Jalan Anggrek Kelurahan Patokan, Kecamatan Kota itu dinobatkan sebagai rumah sakit terbaik se-Jawa Timur dalam ketepatan pelaporan Indikator Nasional Mutu dan Insiden Keselamatan Pasien.
Penyerahan penghargaan digelar di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Rabu (25/9) lalu saat acara diseminasi pelapiran INM dan IKP rumah sakit Provinsi Jawa Timur oleh Dinas Kesehatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Direktur, RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, dr. Roekmy Prabarini Ario mengatakan, penghargaan yang diterimanya sebagai bentuk komitmen pelayanan, baik kepada pasien maupun dalam pengelolaan rumah sakit.
Diakuinya, tidak mudah meraih penghargaan tersebut. Ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi, sebagai indikator penilaian tim yang bertugas.
“Persyaratan itu berupa kepatuhan kebersihan tangan, kepatuhan penggunaan alat pelindung diri, kepatuhan identifikasi pasien dan waktu tanggap operasi seksio sesarea emergensi. Kemudian, kepatuhan upaya pencegahan risiko pasien jatuh, kepatuhan penggunaan formularium nasional serta beberapa indikator lainnya,” ujarnya.
Perempuan yang akrab disapa dr. Roekmy itu menyampaikan, pengaturan indikator mutu digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan pengukuran dan evaluasi mutu pelayanan kesehatan rumah sakit. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Ketentuan itu berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 tahun 2022 tentang Indikator Nasional Mutu Rumah Sakit,” jelasnya.
Dijelaskan, Mutu Pelayanan Kesehatan adalah tingkat layanan kesehatan untuk individu dan masyarakat yang dapat meningkatkan layanan kesehatan yang optimal, diberikan sesuai dengan standar pelayanan, dan perkembangan ilmu pengetahuan terkini, serta untuk memenuhi hak dan kewajiban pasien.
Sedangkan Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan atau yang disebut Indikator Mutu adalah tolok ukur yang digunakan untuk menilai tingkat capaian target mutu pelayanan kesehatan.
Lebih lanjut, Roekmy menyampaikan, untuk memastikan pelayanan di rumah sakit berjalan dengan baik, maka dibutuhkan tim pengawas. Tim inilah yang rutin meninjau aktivitas petugas dan karyawan di rumah sakit.
“Kegiatan ini rutin dilakukan evaluasi di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo setiap bulan langsung oleh direktur, setiap tiga bulan sekali oleh dewan pengawas. Sedangkan monitoring dilakukan setiap hari oleh Komite Mutu,” jelasnya.
Roekmy berharap, penghargaan ini diharapkan dapat menjadi semangat bagi seluruh karyawan di rumah sakit. Ke depan pelayanan yang sudah baik dapat terus ditingkatkan lebih maksimal.
“Penghargaan terbaik ini menjadi suatu kebanggaan bagi RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, dan sekaligus menjadikan motivasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Situbondo,” pungkasnya. (wan/pri/adv)
Editor : Ali Sodiqin