RadarSitubondo.id – Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah Banyuwangi tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien yang sakit. Mereka juga aktif memberikan edukasi bagi masyarakat sehat.
Salah satu contoh kegiatan edukasi RSI Fatimah adalah turut berkontribusi dalam kegiatan Kajian Insidentil "Gen Z dan Rokok". Kegiatan kajian ini diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga Sabtu lalu (19/10).
Kajian yang digelar di Aula FIKKIA Unair Banyuwangi tersebut, menghadirkan pembicara dr Dedy Sasongko, spesialis paru di RSI Fatimah Banyuwangi. Ada pun topik yang dibahas adalah "Pengobatan dan Dampak Medis Akibat Rokok".
Ketua panitia Wahyu Mediana mengatakan, insiden rokok paling banyak terjadi di Banyuwangi. "Di kampus kami ada satgas rokok. Sehingga kami perlu mengangkat tema ini untuk mendukung kegiatan tersebut," katanya.
Sementara itu, dokter Dedy menjelaskan bahwa pernah mendengar kalimat seperti ini "Reseptor rokok = reseptor narkoba".
Bahayanya jika sudah bosan dengan rokok, maka mereka akan beralih ke narkoba. "Saya sangat memberi aplaus kepada panitia atas kepeduliannya terhadap bahaya rokok," cetus dedy. (*/bay)
Editor : Ali Sodiqin