RadarSitubondo.id - IHC RS Elizabeth mengadakan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi karyawan PT. Charoen Pokphand Indonesia di Kabupaten Bondowoso, Jumat (11/7) lalu.
Kegiatan ini berlangsung di PT. Charoen Pokphand Indonesia, dan diikuti oleh sejumlah karyawan dengan penuh antusias untuk belajar keterampilan dalam melakukan saat kondisi gawat darurat.
Direktur IHC RS Elizabeth, dr. M Syamsul Arifin mengatakan, pelatihan tersebut dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan pertolongan pertama di lingkungan kerja.
Selai itu, juga pembelajaran tentang teknik dasar pertolongan pertama dalam keadaan darurat, seperti resusitasi jantung paru (RJP). Penanganan henti napas, serta cara merespons kondisi gawat darurat lainnya.
'Dengan bimbingan langsung dari tim medis IHC RS Elizabeth, para peserta diberikan teori dan praktik langsung agar dapat menguasai teknik yang benar dan efektif,' ujar Syamsul Arifin kepada Radar Situbondo hari ini.
Dia menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai bentuk kepedulian rumah sakit dalam mendukung keselamatan kerja di perusahaan.
'Kami berharap dengan pelatihan ini, para karyawan PT. Charoen Pokphand Indonesia dapat memiliki kesiapan lebih dalam menghadapi situasi darurat, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari,' terang pria yang akrab disapa Syamsul tersebut.
Kata dia, selain memberikan pelatihan, tim medis IHC RS Elizabeth juga memberikan edukasi mengenai pentingnya respons cepat dalam keadaan darurat serta cara mengakses layanan medis yang tersedia di IHC RS Elizabeth.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi para peserta, dan menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan tanggap terhadap kondisi darurat.
'Pelatihan ini merupakan bagian dari program edukasi kesehatan yang secara rutin dilakukan oleh IHC RS Elizabeth, dalam rangka meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam bidang kesehatan,' pungkasnya. (mg1/pri)
Editor : Edy Supriyono