Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

DBHCHT Kucur Dana Besar ke RSUD Asembagus, Alkes Makin Canggih, Layanan Farmasi Makin Lengkap!

Moh Humaidi Hidayatullah • Selasa, 25 November 2025 | 01:57 WIB
Gedung RSUD Asembagus Situbondo
Gedung RSUD Asembagus Situbondo

RADARSITUBONDO.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asembagus Situbondo terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Pada tahun anggaran 2025, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Situbondo tersebut memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk memperkuat fasilitas alat kesehatan (alkes) dan layanan farmasi.

Direktur RSUD Asembagus, dr. Sudharmono mengatakan bahwa anggaran DBHCHT tahun 2025 difokuskan untuk memaksimalkan layanan kesehatan, baik dari sisi fasilitas maupun ketersediaan alat kesehatan.

“Dana itu difokuskan untuk sejumlah kegiatan vital, termasuk rehabilitasi dan pemeliharaan fasilitas rumah sakit serta pengadaan alat kesehatan. Salah satu alkes yang dibeli adalah dental unit untuk Klinik Gigi Konservasi,” ujarnya, Senin (24/11).

Lebih lanjut, dr. Momon menambahkan bahwa anggaran tersebut juga digunakan untuk menunjang layanan medis berbasis teknologi modern.

Termasuk pengadaan obat-obatan dan bahan habis pakai agar memiliki kualitas yang memadai dalam penanganan pasien.

“Dalam memanfaatkan anggaran ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat,” tegasnya.

ALAT KESEHATAN: Dental unit untuk Klinik Gigi Konservasi untuk menambah kualitas pemeriksaan bagi masyarakat.
ALAT KESEHATAN: Dental unit untuk Klinik Gigi Konservasi untuk menambah kualitas pemeriksaan bagi masyarakat.

Menurutnya, dana DBHCHT memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh unit RSUD Asembagus.

Ketersediaan alkes modern, pemeliharaan fasilitas, dan pengadaan penunjang medis diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

“Dengan tersedianya alat kesehatan yang modern serta rehabilitasi dan pemeliharaan fasilitas rumah sakit, kami berharap proses penanganan pasien dapat dipercepat sehingga angka harapan hidup masyarakat meningkat,” ungkapnya.

Dia menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Situbondo yang berkomitmen mewujudkan layanan kesehatan melalui program Berantas (Berobat Gratis Tanpa Batas) bagi masyarakat Situbondo.

“Untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal, diperlukan dukungan fasilitas dan alat kesehatan yang canggih serta sumber daya manusia (dokter) yang mumpuni,” tegasnya.

Kata dr. Momon menambahkan bahwa upaya memperkuat sektor pelayanan kesehatan harus didukung oleh ketersediaan alat kesehatan yang memadai agar masyarakat benar-benar merasakan dampak positifnya.

“Pengadaan alat kesehatan dan pembangunan fasilitas rumah sakit merupakan kebutuhan yang harus terus dilaksanakan,” pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #DBHCHT 2025 #alkes