RADARSITUBONDO.ID -Karyawan Rumah Sakit Mitra Sehat (RSMS) memiliki kebiasaan membaca Selawat Nariah dan selawat Tibil Qulub, setiap hari.
Rumah sakit yang berada di Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, itu mewajibkan baca dua selawat setelah mendapat perintah dari alm. KH. Sufyan Miftahul Arifin, Pengasuh Pondok (Ponpes) Sumber Bunga, Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan, dan KHR. Kholil Asad, pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo.
Sejarah penderian RSMS tidak lepas dari bimbingan ulama karismatik di Kota Santri. Sebab sebelum RSMS didirikan dihaturkan terlebih dahulu kepada Kiai Sufyan dan Kiai Kholil. Saat dihaturkan izin pendiriannya pada tahun 2012 itulah selawat dijadikan peraturan.
“Sekitar tahun 2012 RSMS diresmikan. Peresmian dihadiri oleh Bupati alm Dadang Wigiarto, Kiai Zaki, dan Kiai Kholil.
”Ungkap H. Imam Hidayat, S.Kep., Ners., M.Kes, Owner Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo, Minggu (7/12).
Bahkan, jauh sebelum RSMS diresmikan, pada tahun 2004, kiai Kholil sempat memberikan ijazah Selawat Tibil Qulub di Makkah.
Kebetulan saat itu Owner RSMS berangkat bareng Kiai Kholil ke tanah Suci. Di tanah kelahiran Rasulullah itulah, terjadi perbincangan pendirian RSMS.
“Tahun 2004 saya dan Kiai Kholil sama-sama melaksanakan ibadah haji ke tanah suci. Di sanalah (Makkah) saya dapat ijazah Selawat Tibil Qulub dari kiai Kholil. Dengan alasan itulah saya menjadikan dua selawat sebagai bacaan rutin bagi karyawan RSMS tiap kali apel pagi,” ujar Imam.
Manfaat membaca Selawat Nariyah dan Selawat Tibil Qulub sangat terasa. Semua karyawan merasa tenang jiwanya.
Betapa tidak, pagi-pagi sebelum memulai pekerjaan sudah menyambungkan diri kepada rasulullah dan berdoa kepada Allah SWT untuk kesehatan para karyawan dan seluruh pasien yang berobat ke RSMS.
“Tiap apel pagi seluruh karyawan baca dua selawat masing-masing dibaca tiga kali. Pembacaan diniatkan untuk kesembuhan pasien dan kesembuhan para karyawan,” tegas Imam.
Nilai religius RSMS juga dibuktikan dengan adanya penghargaan berupa paket umrah kepada sejumlah karyawan yang mengabdi.
Total karyawan yang sudah diumrahkan gratis sekitar tujuh orang. Itu terhitung sejak tahun 2021 hingga tahun 2025.
“Di tahun 2025 RSMS menggaritiskan umrah untuk empat karyawan, sebelumnya juga ada dua orang. mendekati 10 orang karyawan,” tutup Imam. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono