RADARSITUBONDO.ID - Puluhan siswa siswi taman kanak-kanak (TK) diberi kesempatan untuk mengenali lingkungan IHC RS Elizabeth. Program tersebut merupakan upaya RS Elizabeth dalam memberi edukasi pada anak usia dini. Dokter Elizabeth juga mengajarkan cara menjaga kebersihan kepada masing-masing peserta.
Direktur IHC Elizabeth dr. M. Syamsul Arifin, mengatakan, sebanyak 30 anak mengikuki kegiatan kegiatan Hospital Adventure. itu sebagai bagian dari upaya edukasi kesehatan sejak usia dini. Kegiatan ini dikemas secara interaktif dan menyenangkan agar anak-anak dapat mengenal lingkungan rumah sakit tanpa rasa takut.
“Anak-anak juga mendapatkan edukasi kesehatan dasar mengenai cara mencuci tangan yang benar sebagai langkah penting dalam menjaga kebersihan dan mencegah penyakit. Edukasi disampaikan secara sederhana dan praktis sehingga mudah dipahami oleh anak-anak,” ujar M. Syamsul Arifin, Senin (5/1).
Selain itu, para peserta juga mengikuti pemeriksaan gigi yang dilakukan oleh dokter gigi umum IHC RS Elizabeth drg. Rahmat Oktafani. Melalui kegiatan tersebut anak-anak diperkenalkan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
“gigi kalau tidak dirawat sejak dini bisa mengakibatkan gigi berlubang dan membuat orang sering sakit gigi,” Katanya.
Untuk memberi hiburan pada peserta, RS Elizabeth juga memperkenalkan alat-alat kesehatan yang terdapat di dalam ambulance. Anak-anak dikenalkan fungsi dasar ambulans serta peralatan medis secara ramah anak.
“Para peserta juga mendapatkan kesempatan naik ambulans bersama, semoga giat kami ini jadi kenang-kenangan dan pengalaman baru bagi puluhan peserta,” tutur Syamsul Arifin.
Melalui kegiatan ini, IHC RS Elizabeth berharap dapat menumbuhkan kesadaran hidup sehat sejak dini serta membangun citra rumah sakit sebagai tempat yang aman, ramah, dan bersahabat bagi anak-anak.
“Kami akan terus berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukasi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai bagian dari peran aktif rumah sakit dalam promosi dan pencegahan kesehatan,” tutupnya. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono