RADARSITUBONDO.ID – Kabar baik bagi masyarakat Situbondo yang membutuhkan layanan kesehatan jantung. Kini, pemeriksaan dan konsultasi penyakit jantung dapat dilakukan lebih dekat tanpa harus dirujuk ke luar daerah. IHC Rumah Sakit Elizabeth Situbondo resmi memperkuat layanan kardiovaskular dengan menghadirkan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah baru, dr. Zakiyyatul Aflakha, Sp.JP.
Kehadiran dokter spesialis tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses layanan jantung yang lebih cepat, aman, dan komprehensif.
Direktur IHC Rumah Sakit Elizabeth Situbondo, dr. M. Syamsul Arifin, mengatakan penambahan tenaga dokter spesialis merupakan langkah strategis untuk memperluas layanan unggulan rumah sakit.
"Saat ini kami didukung oleh tenaga medis profesional dan kompeten. Bergabungnya dr. Zakiyyatul Aflakha, Sp.JP diharapkan dapat semakin meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan jantung yang cepat, aman, dan bermutu," ujar Syamsul Arifin, Kamis (9/7).
Menurutnya, penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan rutin menjadi langkah penting, terutama bagi masyarakat yang memiliki faktor risiko.
Kelompok yang perlu lebih waspada antara lain penderita hipertensi, diabetes melitus, kolesterol tinggi, obesitas, perokok aktif, maupun mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
"Sekarang warga Situbondo tak perlu jauh-jauh ke luar kota. Di IHC RS Elizabeth juga tersedia," katanya.
Melalui layanan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai jenis pelayanan mulai dari konsultasi kesehatan jantung, pemeriksaan dan penanganan penyakit jantung koroner, hingga diagnosis serta terapi gangguan irama jantung.
Tak hanya itu, layanan juga mencakup penanganan gagal jantung, evaluasi tekanan darah tinggi yang berkaitan dengan penyakit jantung, serta edukasi mengenai pencegahan penyakit kardiovaskular dan pengelolaan faktor risiko.
"Penanganan gagal jantung bisa juga, terus evaluasi tekanan darah tinggi yang berhubungan dengan penyakit jantung dan edukasi pencegahan penyakit kardiovaskular serta pengelolaan faktor risiko," tutur Syamsul Arifin.
Dengan bertambahnya layanan spesialis jantung ini, masyarakat Situbondo diharapkan dapat memperoleh diagnosis dan penanganan lebih dini sehingga risiko komplikasi penyakit jantung dapat ditekan. Kehadiran layanan tersebut juga menjadi upaya memperkuat pelayanan kesehatan rujukan di Kabupaten Situbondo agar semakin lengkap dan mudah dijangkau masyarakat. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono