RadarSitubondo.id - Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, dilaporkan tewas dalam serangan di penginapannya di Teheran, ibu kota Iran, pada Rabu (31/7).
Hamas menyatakan serangan tersebut sebagai "serangan berbahaya Zionis" yang menewaskan Haniyeh dan seorang pengawalnya.
Haniyeh berada di Teheran untuk menghadiri pelantikan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, sehari sebelumnya.
Garda Revolusi Iran (IRGC) telah mengonfirmasi serangan tersebut dan sedang menyelidiki kejadian ini. Ismail Haniyeh dikenal sebagai pemimpin moderat di mata warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat.
Jurnalis Al Jazeera, Hani Mahmoud, menggambarkannya sebagai sosok yang populer dan pragmatis.
Haniyeh, yang lahir di kamp pengungsi Shati di Gaza, memiliki latar belakang akademis di Universitas Islam Gaza dan pernah menjadi asisten dekat pendiri Hamas, Sheikh Ahmed Yassin.
Kematian Haniyeh menambah deretan pukulan bagi Hamas, terutama setelah serangan Israel yang menewaskan tiga putra Haniyeh awal tahun ini. IRGC berkomitmen untuk mengungkap pelaku di balik serangan tersebut. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi