RadarSitubondo.id - Presiden Joko Widodo menyampaikan kecaman keras terhadap pembunuhan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, yang tewas dalam serangan udara di Teheran, Iran, pada Rabu (31/7).
Dalam pernyataannya di Jakarta Convention Center (JCC) pada Kamis (1/8), Jokowi menegaskan bahwa tindakan tersebut adalah bentuk kekerasan yang tidak bisa ditoleransi.
"Itu sebuah kekerasan, pembunuhan yang tidak bisa ditoleransi dan terjadi di wilayah kedaulatan Iran," kata Presiden Jokowi.
Presiden menambahkan bahwa Indonesia dengan tegas mengecam tindakan kekerasan dan pembunuhan terhadap Ismail Haniyeh, dan menyatakan bahwa kecaman ini juga dirasakan oleh komunitas internasional.
"Saya kira semua, termasuk Indonesia, mengecam keras kekerasan dan pembunuhan seperti itu," ujarnya.
Haniyeh, yang merupakan salah satu pemimpin politik utama Hamas, dilaporkan tewas dalam serangan udara ketika berada di Teheran untuk menghadiri pelantikan presiden terpilih Iran, Masoud Pezeshkian. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi