Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

eXch Hentikan Operasi, Terjerat Dugaan Pencucian Uang oleh Grup Lazarus Korea Utara

Bayu Saksono • Sabtu, 19 April 2025 | 13:10 WIB
Photo
Photo

radarsitubondo.id - Platform pertukaran kripto eXch secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan seluruh operasinya mulai 1 Mei 2025 lalu.

Keputusan mengejutkan ini datang setelah muncul laporan yang menuding bahwa eXch digunakan sebagai sarana pencucian uang (money laundering) dana hasil peretasan terhadap platform kripto ternama, Bybit.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis pada 17 April, pihak eXch menyebut bahwa mayoritas anggota tim manajemen telah menyepakati keputusan untuk “mundur dan menghentikan operasi.”

Hal ini sebagai respons atas tuduhan serius bahwa kelompok peretas asal Korea Utara, Lazarus Group, menggunakan platform mereka untuk mencuci dana senilai sekitar $35 juta dari total $1,4 miliar hasil eksploitasi terhadap Bybit.

Pihak eXch juga mengungkap bahwa saat ini mereka menjadi sasaran dari sebuah “operasi trans-atlantik aktif” yang bertujuan untuk menonaktifkan layanan mereka dan bahkan mungkin menjerat mereka dengan tuntutan hukum.

Operasi ini, menurut eXch, mencakup upaya spionase dan intelijen sinyal (SIGINT) yang menyasar langsung infrastruktur teknis dan aktivitas internal mereka.

“Meskipun kami masih bisa tetap beroperasi setelah beberapa upaya untuk melumpuhkan infrastruktur kami gagal—yang ternyata memang merupakan bagian dari operasi tersebut—kami merasa tidak ada gunanya melanjutkan usaha ini dalam lingkungan yang begitu bermusuhan, di mana kami dijadikan target hanya karena ada pihak-pihak yang salah menafsirkan tujuan kami,” tulis eXch dalam pernyataannya.

Penutupan ini menambah daftar panjang platform kripto yang tumbang akibat tekanan hukum, tuduhan aktivitas ilegal, serta kerentanan terhadap penyalahgunaan oleh aktor jahat global.

Jika tuduhan tersebut benar, maka ini akan menjadi insiden besar lainnya yang memperkuat kekhawatiran komunitas internasional tentang peran crypto dalam pembiayaan kejahatan dunia maya.

Sementara terkait dugaan keterlibatan Lazarus, aparat terkait yang berwenang ternyata belum memberikan rilis resmi terhadap proses penyelidikan eXch tersebut.

Namun, langkah cepat eXch untuk menghentikan operasional mereka menunjukkan bahwa tekanan dari lembaga internasional dan ancaman hukum menjadi faktor penentu utama dalam pengambilan keputusan ini.(*)

Editor : Bayu Saksono
#intelijen #ancaman #operasi #hukum #pencucian uang #Korea Utara #lazarus #money laundering #Bybit #kripto #stop #crypto #kejahatan #exchange #spionase #SIGINT