RADARSITUBONDO.ID - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Situbondo berhasil memulangkan jenazah Misroto, warga Desa Peleyan, Kecamatan Kapongan, yang meninggal di Kuala Lumpur akibat sakit paru-paru.
Proses pemulangan jenazah memakan waktu dua hari setelah Disnaker menerima kabar dari pihak keluarga.
Kepala Disnaker Situbondo, Kholil, mengatakan, Miarso dikabarkan meninggal pada Senin lalu (28/4), dan laporan ke Disnaker baru diterima hari Selasa.
Begitu menerima kabar, pihaknya langsung menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur untuk meminta bantuan dalam proses pemulangan jenazah.
“Dengan kerja sama antara Disnaker, Kedutaan Besar RI, dan rumah sakit tempat Misroto dirawat, dokumen-dokumen yang diperlukan untuk mengeluarkan jenazah dari Malaysia dapat dipenuhi. Hingga jenazah bisa dibawa pulang ke tanah air,” ucap Kholil, Kamis (1/5).
Kata dia, jenazah Misroto tiba di Bandara Juanda dan langsung dijemput oleh Disnaker untuk diantarkan ke rumah duka.
Proses pemulangan berjalan lancar tanpa kendala, berkat kerja sama yang baik antara pemerintah Indonesia dan Malaysia.
“Dari Kuala Lumpur ke Juanda pakai cargo pesawat, lalu kami jemput ke Juanda dan langsung menuju rumah duka pakai ambulance. Tiba di rumah duka pada Rabu malam. dan pemakaman dilangsungkan hari ini (kemarin)," tegas Kholil.
Dia menyatakan bahwa pemulangan jenazah merupakan hasil dari arahan Bupati dan Wakil Bupati Situbondo untuk membantu warga yang membutuhkan, terutama saat berada di luar negeri.
“Misroto bekerja sebagai pekerja kontrak bangunan di Malaysia dan sering mengalami sakit sebelum akhirnya meninggal. Pihak perusahaan tempat Misroto bekerja juga membantu dalam proses pemulangan jenazah,” tutup Kholil. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin