RADARSITUBONDO.ID - Pemerintah yang ditutup di Amerika Serikat adalah kondisi di mana pemerintah federal tidak bisa menjalankan sebagian besar tugasnya karena Kongres tidak berhasil mengesahkan undang-undang untuk pembiayaan sebelum tahun fiskal yang baru dimulai.
Tahun fiskal di AS berakhir setiap 30 September tengah malam, dan jika belum ada kesepakatan anggaran, pemerintah akan kehabisan uang untuk beroperasi.
Pada 1 Oktober 2025 pukul 12:01 dini hari waktu Eastern, pemerintah AS mengalami penutupan untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir.
Kejadian ini terjadi karena Partai Republik dan Partai Demokrat tidak bisa mencapai 60 suara yang diperlukan di Senat untuk menyetujui anggaran.
Baca Juga: Dampak Hari Batik Nasional terhadap Industri Batik Lokal dan Perekonomian Pengrajin
Saat terjadi penutupan, pemerintah federal harus mengurangi aktivitas dan layanan dari semua lembaga negara. Mereka menghentikan operasi yang tidak dianggap penting, merumahkan pegawai negeri yang tidak dibutuhkan, dan hanya mempertahankan pegawai yang penting untuk keselamatan orang dan harta benda.
Hal ini mulai terjadi sejak tahun 1980 setelah Jaksa Agung Benjamin Civiletti mengeluarkan pendapat hukum yang menyatakan bahwa operasional harus dihentikan saat ada kekurangan dana.
Baca Juga: Rakyat Indonesia Bergembira! TVRI Resmi Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026
Penutupan pemerintah berlangsung karena dua partai besar tidak bisa setuju tentang anggaran menjelang awal tahun fiskal baru.
Masalah ini muncul dari perdebatan panas mengenai pendanaan untuk layanan kesehatan, di mana usaha untuk mencapai kompromi di akhir September tidak berhasil, sehingga pemerintah benar-benar tidak memiliki dana lagi.
Diperlukan setidaknya 60 suara di Senat untuk meluluskan resolusi lanjutan, yaitu dokumen yang memungkinkan pemerintah untuk terus beroperasi selama negosiasi anggaran berlangsung.
Baca Juga: Kenapa Xiaomi Watch S4 41mm Layak Jadi Pilihan Smartwatch Kamu?
Ketika pemerintah ditutup, ratusan ribu pegawai negeri sipil tidak bisa bekerja tanpa gaji, sedangkan anggota militer tetap bekerja tetapi tidak dibayar.
Layanan publik yang tidak penting dihentikan, taman nasional hanya buka dengan staf sedikit, dan banyak program pemerintah terganggu dengan dampak besar pada kehidupan jutaan orang di Amerika.
Editor : Ali Sodiqin