RADARSITUBONDO.ID - Langit malam di tengah bulan November akan dipenuhi oleh acara luar biasa yang dinanti oleh penggemar astronomi.
Hujan meteor Leonid akan mencapai puncaknya pada tanggal 17-18 November 2025, memberikan tontonan alam yang menakjubkan untuk seluruh Indonesia.
Baca Juga: Demokrat Bergerak, Optimistis Kembali Berjaya
Fenomena yang terjadi tiap tahun ini disebabkan oleh serbuk komet Tempel-Tuttle yang pertama kali terlihat pada tahun 1865.
Ketika Bumi melewati jalur orbit komet ini, butiran debu masuk ke atmosfer dan terbakar, menciptakan kilatan cahaya yang kita sebut meteor.
Hujan meteor Leonid terjadi setiap tahun antara 6 hingga 30 November, namun puncak intensitasnya terjadi di pertengahan bulan.
Baca Juga: Kapan Puncak Musim Hujan 2025 di Indonesia? Prediksi BMKG
Tahun ini adalah kesempatan spesial untuk melihat Leonid. Pada saat puncaknya, pengamat bisa melihat antara 10 hingga 15 meteor setiap jam ketika langit gelap.
Yang membuat Leonid istimewa adalah kecepatannya yang luar biasa, meteor ini bergerak sekitar 71 kilometer per detik, menciptakan cahaya terang yang terlihat bahkan tanpa alat bantu.
Baca Juga: Mengapa Musim Hujan 2025 Berlangsung Lebih Panjang? BMKG Ungkap Penyebabnya
Leonid terkenal karena dapat menciptakan "badai meteor" setiap 33 tahun, di mana ratusan atau bahkan ribuan meteor bisa terlihat setiap jam.
Meski tahun 2025 bukan tahun badai, pengamat masih bisa melihat banyak meteor terbang cepat di langit malam.
Baca Juga: Waspada! Puncak Musim Hujan 2025 Berlangsung 4 Bulan, Ini Persiapan Penting untuk Rumah
Tahun ini, kondisi untuk mengamati sangat bagus karena bulan sabit yang tipis tidak akan menghalangi pandangan meteor.
Waktu terbaik untuk melihat fenomena ini adalah setelah tengah malam hingga menjelang pagi, mulai pukul 01.00 dini hari. Meteor akan terlihat muncul dari arah rasi bintang Leo yang berada di timur laut.
Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, carilah tempat yang jauh dari cahaya kota dan hindari lokasi yang tertutup bangunan tinggi atau pohon. Pastikan cuaca baik dan tidak mendung supaya tidak terhalang awan.
Editor : Ali Sodiqin