Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Perjalanan Kontroversial '67' Jadi Word of the Year 2025

Bayu Shaputra • Senin, 3 November 2025 | 18:35 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

RADARSITUBONDO.ID - Dictionary.com memilih '67' sebagai Kata Tahun 2025, sebuah keputusan yang menimbulkan banyak perdebatan karena ini sebenarnya angka, bukan kata.

Tren ini muncul dari lagu "Doot Doot (6 7)" yang dinyanyikan oleh rapper Skrilla dan dirilis pada bulan Desember 2024. Lagu ini menjadi sangat populer di TikTok dengan gerakan tangan unik yang menunjukkan kebingungan atau reaksi yang datar.

 Baca Juga: Demokrat Bergerak, Optimistis Kembali Berjaya

Meme Tanpa Makna 

Menariknya, 'six seven' tidak punya arti tertentu. Bagi Generasi Z, humor yang aneh ini jadi lucu karena bisa membingungkan orang-orang dewasa.

Istilah ini termasuk dalam jenis bahasa slang yang disebut brainrot, yaitu bahasa yang dibuat tanpa makna yang jelas.

Beberapa pengamat budaya berpendapat bahwa fenomena ini menggambarkan sebuah keadaan di mana kualitas interaksi di dunia digital menurun.

 Baca Juga: Kapan Puncak Musim Hujan 2025 di Indonesia? Prediksi BMKG

Kritik dari Dunia Pendidikan

Di beberapa sekolah di Inggris dan Amerika, siswa sering berteriak "six seven! " setiap kali mendengar angka 67 disebut di kelas.

Beberapa guru merasa kalimat ini mengganggu, bahkan ada sekolah yang memberikan hukuman atau tugas tambahan untuk siswa yang mengucapkannya.

Fenomena '67' mengangkat pertanyaan penting, apakah tren viral yang tidak berbobot layak dimasukkan ke dalam kamus resmi, atau justru menunjukkan bahwa komunikasi digital sedang menurun kualitasnya?

Editor : Ali Sodiqin
#67 word of the year 2025