RADARSITUBONDO.ID - Zohran Mamdani, seorang sosialis demokrat berusia 34 tahun, telah memenangkan pemilihan Wali Kota New York pada 4 November 2025, mengalahkan mantan Gubernur New York Andrew Cuomo yang bertarung sebagai kandidat independen, serta kandidat Partai Republik Curtis Sliwa.
Kemenangan ini menjadikan Mamdani sebagai wali kota Muslim pertama dan orang keturunan Asia Selatan pertama yang memimpin New York City, sekaligus wali kota termuda dalam lebih dari satu abad.
Associated Press mengumumkan kemenangannya pada pukul 9:34 malam waktu setempat, kurang dari 40 menit setelah tempat pemungutan suara ditutup.
Baca Juga: Hari Kesadaran Tsunami Sedunia, Kenali Sejarah dan Tujuan Peringatannya
Mamdani memfokuskan kampanyenya pada isu biaya hidup yang tinggi di New York, berjanji untuk membekukan sewa apartemen yang distabilkan pemerintah, menyediakan layanan bus gratis, dan membuka toko kelontong milik kota di setiap borough.
Platform ambisius lainnya mencakup layanan penitipan anak universal, pembangunan 200.000 unit perumahan terjangkau, reformasi keselamatan publik komprehensif, dan upah minimum $30 per jam pada tahun 2030.
Fokusnya pada keterjangkauan, ditambah pesan kampanye optimis dan keahlian digitalnya, berhasil memobilisasi pemilih Demokrat.
Visi Mamdani tentang kota yang lebih terjangkau, yang diartikulasikan melalui video media sosial yang cerdas dan interaksi langsung yang positif, jelas beresonansi dengan pemilih muda dan pemula.
Baca Juga: China Tandingi F-47 AS? Jet Tempur J-36 Generasi Keenam Sudah Mengudara
Lahir di Kampala, Uganda pada 18 Oktober 1991, Mamdani adalah anak tunggal dari akademisi Mahmood Mamdani dan sutradara film Mira Nair.
Ia pindah ke New York City saat berusia 7 tahun, bersekolah di Bronx High School of Science yang bergengsi, dan lulus dari Bowdoin College.
Sebelum menjadi anggota majelis, Mamdani bekerja sebagai konselor perumahan. Ia merupakan anggota majelis negara bagian yang relatif tidak dikenal mewakili Queens ketika memasuki perlombaan wali kota yang ramai tahun lalu.
Lebih dari 2 juta suara telah diberikan dalam kontes ini, pertama kalinya angka tersebut tercapai sejak 1969 menurut Dewan Pemilihan Kota New York, menunjukkan tingginya antusiasme publik terhadap pemilihan bersejarah ini.
Kemenangan Mamdani menandai babak baru dalam politik New York City, membawa harapan perubahan bagi kota termahal di Amerika Serikat.
Editor : Ali Sodiqin