Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Iran Bantah Keras Tuduhan Rencana Pembunuhan Dubes Israel: 'Sepenuhnya Keliru!'

Bayu Shaputra • Senin, 10 November 2025 | 03:39 WIB
Iran membantah tuduhan rencana pembunuhan Duta Besar Israel untuk Meksiko.
Iran membantah tuduhan rencana pembunuhan Duta Besar Israel untuk Meksiko.

RADARSITUBONDO.ID - Ketegangan antara negara kembali meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel mengklaim bahwa Iran sedang merencanakan pembunuhan Duta Besar Israel untuk Meksiko, Einat Kranz-Neiger.

Klaim ini langsung mendapatkan respon dari Iran yang menyebutnya tuduhan AS sepenuhhnya keliru, sementara pemerintah Meksiko berkata mereka tidak memiliki informasi soal tuduhan tersebut.

 Baca Juga: Perempat Final Korea Masters 2025, Indonesia Hadapi Tantangan Berat dari Tuan Rumah

Seorang pejabat dari AS yang tidak ingin menyebutkan namanya mengatakan bahwa Pasukan Quds, yaitu unit khusus dari Garda Revolusi Iran, telah membuat rencana pembunuhan sejak akhir tahun 2024.

Operasi ini diduga melibatkan pengambilan agen rahasia dari Kedutaan Besar Iran di Venezuela, di mana presiden Nicolas Maduro memiliki hubungan dekat dengan Teheran.

Washington mengklaim rencana ini aktif sampai pertengahan tahun 2025 tetapi kemudian berhasil dihentikan dan kini tidak lagi menjadi ancaman.

 Baca Juga: Hunters Kembali Beraksi! KPop Demon Hunters 2 Targetkan Rilis 2029

Kementerian Luar Negeri Israel memberikan pujian kepada aparat keamanan Meksiko karena berhasil menghentikan jaringan teror yang diduga ditujukan oleh Iran.

Namun, tanggapan dari pemerintah Meksiko mengejutkan banyak orang, Kementerian Luar Negerinya menekankan bahwa mereka "tidak mendapatkan informasi apa pun" mengenai tuduhan rencana pembunuhan di negara mereka.

 Baca Juga: Nasib Tiga Taikonaut China Memprihatinkan, Terdampar Tanpa Jadwal Kepulangan Pasti

Kedutaan Besar Iran di Meksiko membantah keras melalui media sosial. Mereka menyebut tuduhan itu sebagai rekayasa media dan kebohongan besar yang bertujuan untuk merusak hubungan baik antara Teheran dan Meksiko.

Iran juga menegaskan bahwa mereka tidak ingin mencemari citra positif Meksiko sebagai sahabat, menganggap pengkhianatan terhadap kepentingan Meksiko sama seperti pengkhianatan terhadap kepentingan mereka sendiri.

Tuduhan ini terjadi di saat semakin meningkatnya konflik antara Israel dan Iran yang sudah saling menyerang wilayah masing-masing dalam beberapa bulan terakhir.

Secara historis, Meksiko selalu menganut prinsip non-intervensi dalam urusan luar negeri, meskipun mereka mendukung penyelidikan terkait tuduhan kejahatan perang oleh Israel di Gaza, sambil tetap menjaga hubungan diplomatik dengan Tel Aviv yang sudah terjalin lama.

Editor : Ali Sodiqin
#iran #Tuduhan Amerika #Dubes Israel untuk Meksiko