Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Macron: Perang Masa Depan Dimulai di Luar Angkasa, Tuduh Rusia Lakukan Spionase Satelit

Bayu Shaputra • Kamis, 13 November 2025 | 18:00 WIB
Presiden Prancis, Emmanuel Macron.
Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

RADARSITUBONDO.ID - Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan peringatan yang jelas bahwa perang zaman sekarang sudah berpindah ke luar angkasa, dan pertempuran di masa depan akan dimulai dari situ.

Pernyataan ini dibuat pada Kamis, 13 November 2025, di Toulouse, tempat yang dikenal sebagai pusat industri luar angkasa dan penerbangan Prancis, serta menjadi lokasi untuk komando militer luar angkasa baru.

 Baca Juga: Kini Namanya Diubah, Pembangunan Jalan Tol Probowangi Sudah Sampai Mana?

"Perang sekarang ini berlangsung di luar angkasa, dan perang yang akan datang akan dimulai dari luar angkasa," kata Macron dengan tegas.

Ia juga mengatakan bahwa area di luar angkasa tidak lagi bisa dianggap sebagai tempat netral atau aman. "Luar angkasa bukan tempat berlindung lagi, tapi sudah menjadi medan pertempuran," tambahnya dengan serius.

 Baca Juga: Timur Kapadze Berpisah dengan Uzbekistan, Suporter Timnas Indonesia Sambut: Welcome

Dalam pidatonya, Macron secara khusus menyampaikan bahwa tindakan Rusia dianggap mengancam keamanan infrastruktur luar angkasa Prancis. Ia menjelaskan bahwa sejak Rusia menyerang Ukraina secara besar-besaran pada 2022, mereka telah melakukan banyak kegiatan spionase di orbit bumi.

"Kendaraan antariksa Rusia mengawasi satelit Prancis, terjadi gangguan pada sinyal GPS, dan serangan siber terhadap infrastruktur luar angkasa," kata Macron dengan rinci.

 Baca Juga: Alasan Kuat Bojan Hodak Tak Akan Latih Timnas Indonesia, Tetap Melatih Persib

Untuk menghadapi ancaman ini, pemerintah Prancis telah mengumumkan penambahan dana sebesar 4,2 miliar euro (sekitar 4,9 miliar dolar AS) untuk program pertahanan luar angkasa hingga tahun 2030.

Dana besar ini akan digunakan untuk meningkatkan kemampuan militer Prancis di luar angkasa, meskipun Macron tidak memberikan rincian teknis tentang bagaimana anggaran tersebut akan digunakan.

 Baca Juga: Selain Bojan Hodak, Eks Persija Jakarta Juga Masuk Radar Pelatih Timnas Indonesia?

Presiden Prancis juga menekankan pentingnya kerja sama regional untuk menghadapi persaingan di sektor luar angkasa. Ia mengatakan bahwa industri luar angkasa Eropa saat ini dalam keadaan "rapuh" dan perlu memperkuat diri.

Macron meminta negara-negara Eropa untuk "mendorong para pelaku industri Eropa kita agar dapat bersaing di pasar global," mengingat persaingan ketat dengan negara-negara besar seperti Amerika Serikat, China, dan Rusia.

Strategi luar angkasa Prancis ke depannya akan berfokus pada beberapa prioritas utama, termasuk pembangunan peluncur roket baru yang dapat digunakan kembali, sistem propulsi yang murah namun efisien, dan mesin dengan tenaga dorong tinggi untuk misi-misi strategis.

Langkah-langkah ini menunjukkan keseriusan Prancis dalam melindungi kedaulatan dan keamanan nasional di era peperangan luar angkasa yang baru.

Editor : Ali Sodiqin
#Presiden Prancis #Emmanuel Macron #Perang diluar angkasa