RADARSITUBONDO.ID - Gelombang besar aksi massa terjadi di Kota Meksiko pada Sabtu, 15 November 2025, saat ribuan orang keluar untuk memprotes meningkatnya kekerasan dan korupsi yang terjadi di negara tersebut.
Demonstrasi ini awalnya dimulai oleh kelompok Gen Z, tetapi kemudian berakhir dengan kericuhan di mana 120 orang terluka, termasuk 100 petugas polisi dan 20 pengunjuk rasa.
Kemarahan massa muncul setelah pembunuhan Wali Kota Uruapan, Carlos Manzo, yang ditembak mati pada acara perayaan Hari Orang Mati pada 1 November.
Manzo terkenal berani menentang kartel narkoba dan menjadi simbol perlawanan terhadap kejahatan terorganisir. Para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan "Kami semua adalah Carlos Manzo" dan mengenakan topi koboi sebagai tanda penghormatan.
Baca Juga: Drama Injury Time! Gol Bobček di Menit 91 Bawa Slovakia Kalahkan Irlandia Utara 1-0
Ketegangan meningkat ketika sekelompok pengunjuk rasa yang mengenakan penutup kepala merobohkan pagar di sekitar Istana Nasional, tempat tinggal Presiden Claudia Sheinbaum, yang memicu pertempuran dengan polisi anti-huru hara.
Gas air mata dikeluarkan untuk membubarkan kerumunan. Sekretaris Keamanan Publik Pablo Vazquez melaporkan bahwa 40 petugas dirawat di rumah sakit, sementara 20 orang ditangkap dan 20 lainnya dihadapkan pada tuntutan administratif.
Baca Juga: Malta Tumbangkan Finland 1-0 di Helsinki, Harapan Piala Dunia Pupus
Kelompok yang menyebut diri mereka "Generasi Z Meksiko" telah menyebarkan manifesto di media sosial yang menyatakan bahwa mereka tidak berpihak dan mewakili pemuda yang sudah muak dengan kekerasan, korupsi, dan penyalahgunaan kekuasaan.
Aksi serupa juga terjadi di berbagai kota, termasuk di negara bagian Michoacán. Beberapa pengunjuk rasa bahkan membawa bendera Kelompok Topi Jerami dari manga One Piece, yang menjadi simbol protes dunia dari kalangan anak muda.
Para pengunjuk rasa berteriak "Carlos tidak mati, pemerintah yang membunuhnya" dan "Turun, Morena" untuk menunjukkan kekecewaan mereka terhadap partai yang sedang berkuasa.
Editor : Ali Sodiqin