Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Helm Nazi Jadi Simbol Protes: Menteri Bosnia Sebut Diplomat Jerman 'Penjajah'

Bayu Shaputra • Sabtu, 22 November 2025 | 00:45 WIB
Ilustrasi helm Nazi.
Ilustrasi helm Nazi.

RADARSITUBONDO.ID - Tindakan yang memicu perdebatan dilakoni oleh dunia diplomatik ketika Menteri Perdagangan Luar Negeri Bosnia, Stasa Kosarac, mengirimkan helm Waffen-SS dari era Nazi kepada utusan perdamaian internasional Bosnia, Christian Schmidt, seorang diplomat asal Jerman.

Kosarac membagikan foto helm SS di akun Instagram pribadinya pada hari Kamis, dilengkapi dengan surat yang berisi kritik tajam dan menyebut Schmidt sebagai "penjajah".

Dalam surat tersebut, Kosarac menuliskan, "Helm ini adalah warisan dari nenek moyang Nazi Anda, yang menghilangkan nyawa rakyat saya saat masa-masa gelap dalam sejarah umat manusia. "

Menteri yang merupakan bagian dari partai Alliance of Independent Social Democrats (SNSD) yang dipimpin oleh Milorad Dodik menegaskan bahwa helm itu bukanlah sebuah hadiah, melainkan "warisan leluhur Schmidt yang sangat dihargai oleh sang penjajah".

Christian Schmidt telah menjabat sebagai Perwakilan Tinggi untuk Bosnia dan Herzegovina sejak tahun 2021, berfungsi untuk mengawasi perjanjian damai Dayton yang berlaku setelah konflik antaretnis Bosnia dari 1992 hingga 1995.

Namun, keberadaan dan keabsahan posisinya sering dipertanyakan oleh politikus Serbia Bosnia, termasuk mantan Presiden Republika Srpska, Milorad Dodik.

Dodik serta para rekannya menolak mandat yang diberikan kepada Schmidt dengan alasan bahwa posisinya tidak mendapatkan persetujuan dari Dewan Keamanan PBB, sehingga dianggap beroperasi secara ilegal di Bosnia.

Tindakan pengiriman helm ini mencerminkan ketegangan politik yang sangat serius yang melanda Bosnia dalam beberapa dekade terakhir.

Perang Bosnia yang terjadi dari 1992 hingga 1995 yang merenggut 100.000 jiwa telah membagi negara menjadi dua entitas semi-otonom: Republika Srpska yang dikuasai oleh Serbia dan Federasi Muslim-Kroasia, masing-masing memiliki pemerintahan sendiri yang dihubungkan oleh lembaga pusat yang lemah.

Editor : Ali Sodiqin
#Menteri Bosnia kirim helm Nazi #Diplomat Jerman