Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Momen Perdana Trump Jamu Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani di Gedung Putih

Bayu Shaputra • Minggu, 23 November 2025 | 05:10 WIB
Zohran Mamdani menemui Trump di Gedung Putih (21/11).
Zohran Mamdani menemui Trump di Gedung Putih (21/11).

RADARSITUBONDO.ID - Suasana yang tak terduga terjadi di Ruang Oval, Gedung Putih, pada Jumat sore (21/11/2025) waktu setempat. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Wali Kota New York terpilih, Zohran Mamdani, saling tersenyum, memberikan pujian, dan menepuk bahu satu sama lain dalam pertemuan pertama mereka, sebuah gambaran yang sangat berbeda dibandingkan dengan situasi beberapa minggu sebelumnya ketika keduanya saling melontarkan kritik tajam.

Mamdani, yang berusia 34 tahun dan menjadi wali kota Muslim pertama dalam sejarah New York, berhasil memenangkan pemilihan melalui kampanye progresif yang menyoroti tingginya biaya hidup.

Ia juga mencatat pencapaian historis dengan meraih lebih dari satu juta suara, sebuah prestasi yang belum pernah terjadi sejak 1969.

 Baca Juga: Kartu Merah Jadi Titik Balik! Persija Hajar Persik 3-1, Raih 5 Kemenangan Beruntun

Pertemuan yang semula diperkirakan akan berlangsung tegang justru menciptakan suasana yang ramah dan bersahabat. Trump memuji Mamdani sebagai "pria yang sangat rasional" dan "seorang individu yang benar-benar ingin melihat New York kembali mencapai kejayaannya".

Bahkan, presiden yang berusia 79 tahun tersebut dengan penuh semangat menepuk lengan Mamdani sambil tersenyum lebar.

Kedua pemimpin dari wilayah Queens ini sepakat untuk mengesampingkan perbedaan pandangan politik mereka. "Kita memiliki lebih banyak kesamaan daripada yang saya kira. Kita memiliki satu tujuan bersama: ingin melihat kota yang kita cintai ini berkembang dengan baik," ujar Trump di hadapan jurnalis setelah pertemuan tertutup.

 Baca Juga: Semen Padang Putus Puasa Kemenangan, Permalukan Persijap 2-1 di Jepara

Mamdani mengungkapkan niatnya untuk memprioritaskan isu keterjangkauan dan biaya hidup yang dinilainya telah mencapai titik krisis.

Wali kota terpilih ini menggarisbawahi komitmennya untuk bekerja sama dengan Trump dalam agenda yang bermanfaat bagi warga New York, namun ia juga siap untuk berbicara jika kebijakan tersebut merugikan mereka.

Pertemuan ini menandai momen rekonsiliasi setelah sebelumnya Trump menyebut Mamdani sebagai komunis dan mengancam akan memotong dana federal untuk New York.

Namun di Ruang Oval, Trump bahkan membela Mamdani dari serangan Islamofobia, dan menyatakan tidak percaya ada "jihadis" di sampingnya saat ditanyakan oleh wartawan.

Rapat di Oval Office ini merupakan tradisi bagi wali kota New York yang baru terpilih, menandai awal dari kolaborasi baru antara pemerintah kota dan Gedung Putih untuk masa depan New York yang lebih baik.

Editor : Ali Sodiqin
#Zohran temui Trump